Prodi PBSI UTM Siapkan Generasi Pelestari Bahasa dan Sastra Indonesia

  • 08 Mei 2026 14:10 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Bahasa tidak hanya menjadi alat komunikasi, tetapi juga identitas dan pemersatu bangsa. Di tengah perkembangan teknologi dan maraknya penggunaan bahasa yang tidak sehat di ruang publik, peran pendidikan bahasa menjadi semakin penting untuk menjaga nilai, budaya, dan karakter bangsa.

Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Trunojoyo Madura hadir sebagai salah satu wadah pendidikan yang berfokus pada pengembangan bahasa, sastra, dan karakter generasi muda. Prodi ini membekali mahasiswa dengan kemampuan akademik sekaligus keterampilan praktis agar mampu berkontribusi dalam pelestarian bahasa Indonesia.

PBSI UTM telah terakreditasi Unggul oleh LAMDIK dan memiliki lingkungan belajar yang asri dengan fasilitas lengkap. Selama lebih dari satu dekade, prodi ini telah melahirkan lebih dari seribu lulusan yang berkarir sebagai pendidik, penulis, editor, peneliti, pegiat BIPA, hingga praktisi bahasa dan sastra.

Kurikulum yang diterapkan disusun sesuai standar nasional dan kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang. Mahasiswa mempelajari linguistik, sastra, pembelajaran bahasa, metodologi penelitian, BIPA, hingga pengembangan media pembelajaran berbasis teknologi digital dan kearifan lokal.

Metode pembelajaran di PBSI UTM juga dirancang lebih aplikatif dan interaktif. Mahasiswa tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga praktik mengajar, menciptakan karya sastra, menerjemahkan naskah, menyusun bahan ajar digital, hingga mengikuti penelitian dan pengabdian masyarakat.

Berbagai program pengembangan diri turut disediakan untuk mendukung pengalaman mahasiswa di tingkat nasional maupun internasional. Salah satu program unggulan yang menjadi perhatian adalah asistensi mengajar internasional yang memberikan kesempatan mahasiswa mengajar bahasa Indonesia di luar negeri sekaligus memperluas wawasan budaya dan pengalaman global.

Selain itu, mahasiswa juga dapat mengikuti pertukaran mahasiswa, summer course, penelitian kolaboratif, KKN dan magang berdampak, serta pengembangan bakat melalui komunitas seni, sastra, dan kebahasaan. Kualitas pengajaran didukung oleh dosen berkualifikasi doktor dan profesor yang aktif sebagai peneliti, penulis, serta narasumber di berbagai forum akademik.

Selain itu, PBSI UTM juga memiliki fasilitas penunjang seperti laboratorium mikro, laboratorium seni dan teater, smartclass, ruang siniar, perpustakaan, ruang diskusi, fasilitas olahraga, hingga akses jurnal nasional dan internasional. Peluang karir lulusan PBSI UTM juga cukup luas dan tidak terbatas pada profesi guru.

Lulusan dapat berkarir sebagai peneliti, editor, jurnalis, penerjemah, pewara, praktisi bahasa, pegiat BIPA, hingga wirausahawan di bidang pendidikan dan kebahasaan. Mahasiswa PBSI UTM juga aktif menorehkan prestasi di berbagai ajang kompetisi nasional.

Beberapa di antaranya meraih juara lomba infografis nasional, monolog, dan pidato kebahasaan. Berdasarkan data tracer study, lebih dari 90 persen lulusan PBSI UTM memperoleh pekerjaan kurang dari enam bulan setelah lulus. Prodi ini juga telah menjalin kerja sama internasional dengan sejumlah perguruan tinggi luar negeri, seperti Universiti Malaysia dan Walailak University.

Informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran mahasiswa baru, jalur masuk, dan program beasiswa dapat diakses melalui:

Website: https://pbsi.trunojoyo.ac.id/

Instagram: @pbsi.fiputm

TikTok: @pbsifip

YouTube: PBSIFIP

Telepon: 085730659577

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....