Jalur Pendakian Gunung Kerinci Ditutup Total, Ancaman Karhutla Jadi Perhatian

  • 04 Sep 2026 09:38 WIB
  •  Sungaipenuh

RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Pendaki untuk sementara harus menunda rencana menuju puncak Gunung Kerinci. Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS) menutup seluruh jalur pendakian mulai 1 September 2026.

BBTNKS mengambil langkah tersebut untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi musim kemarau meningkatkan risiko kebakaran di kawasan hutan.

Penutupan jalur pendakian juga mengikuti arahan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni. Pemerintah meminta pengelola taman nasional menghentikan sementara aktivitas pendakian di sejumlah kawasan konservasi.

Penelaah Teknis Kebijakan Bidang Pemanfaatan Jasa Lingkungan BBTNKS, Meri Deswita, mengatakan seluruh akses menuju Gunung Kerinci ikut ditutup.

“BBTNKS akan menutup semua jalur pendakian. Jalur dari Solok Selatan maupun Pintu Rimba di Kayu Aro juga kami tutup,” kata Meri, Kamis 3 September 2026

Menurut Meri, penutupan tidak hanya berlaku di Kabupaten Kerinci. Pemerintah juga menerapkan kebijakan serupa pada sejumlah destinasi wisata dalam kawasan konservasi di Indonesia.

BBTNKS mulai menghentikan aktivitas pendakian pada 1 September 2026. Hingga kini, pemerintah belum menentukan waktu pembukaan kembali jalur tersebut.

“Penutupan mulai 1 September 2026 hingga batas waktu yang belum bisa ditentukan,” ujarnya.

Selain pendaki, BBTNKS juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Meri meminta warga tidak menggunakan api saat membuka lahan perkebunan.

Cuaca kering membuat lahan lebih mudah terbakar. Api juga dapat menjalar dengan cepat ke kawasan hutan.

Meri mengajak masyarakat ikut menjaga lingkungan. Ia meminta warga tidak membakar lahan, sampah, maupun tumpukan dedaunan.

“Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan. Hindari membuka lahan dengan cara dibakar. Jangan pula membakar tumpukan sampah dan dedaunan,” katanya.

Kementerian Kehutanan juga mengambil langkah serupa di sejumlah taman nasional. Pemerintah menutup sementara jalur pendakian di sembilan taman nasional.

Daftar tersebut mencakup Gunung Semeru di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Taman Nasional Kerinci Seblat juga masuk dalam kebijakan itu.

Selanjutnya, pemerintah menutup pendakian di Taman Nasional Gunung Ciremai dan Taman Nasional Tambora.

Taman Nasional Manusela serta Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya juga masuk dalam daftar penutupan.

Pemerintah turut menghentikan pendakian di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango dan Taman Nasional Gunung Leuser.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....