Pemkab Merangin Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi 2026

  • 27 Jan 2026 18:01 WIB
  •  Sungaipenuh

RRI.CO.ID, Sungai Penuh: Bupati Merangin H M Syukur yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Merangin Zulhifni, mengikuti rapat koordinasi (rakor) pembahasan langkah konkret pengendalian inflasi daerah tahun 2026. Rakor tersebut diikuti secara zoom meeting dari Ruang MPC Bappeda Merangin, Selasa 27 Januari 2026.

Sekda Zulhifni mengikuti rakor tersebut didampingi Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (Disperindagkop) Merangin Andrei, Plt Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Nakbun) Merangin Daryanto, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, serta perwakilan dari sejumlah OPD terkait lainnya.

Rakor yang dipimpin langsung Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian itu, membahas percepatan realisasi belanja pemerintah guna menjaga pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah. Selain itu, turut dilakukan evaluasi terhadap dukungan Pemerintah Daerah dalam pelaksanaan program pembangunan tiga juta rumah bagi masyarakat Indonesia.

Dari rakor tersebut terungkap, Indeks Perkembangan Harga (IPH) Kabupaten Merangin pada minggu keempat Januari 2026 tercatat berada di angka minus 4,44. Angka ini menunjukkan bahwa secara umum terjadi penurunan harga di pasar-pasar wilayah Kabupaten Merangin sebesar 4,44 persen dibandingkan kondisi bulan Desember 2025.

“Pada minggu keempat Januari 2026 ini, komoditas yang mengalami perubahan harga paling tinggi adalah cabai merah, bawang merah dan daging ayam ras. Sementara komoditas lainnya relatif stabil,” ujar Sekda Zulhifni.

Zulhifni menjelaskan, kenaikan harga pada beberapa komoditas tersebut dipicu oleh menurunnya pasokan di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Merangin.

“Berkurangnya pasokan cabai merah, bawang merah dan daging ayam ras berdampak langsung pada kenaikan harga di pasaran,” jelasnya.

Sementara itu, Plt Kadis Nakbun Merangin yang juga menjabat sebagai Kabag Ekonomi Setda Merangin, Daryanto, menambahkan bahwa fluktuasi harga tertinggi pada minggu berjalan masih didominasi oleh komoditas cabai merah. Untuk komoditas lainnya, kondisi harga masih terpantau stabil dan terkendali.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....