Harga Biji Kopi di Kerinci Masih Stabil

  • 26 Jan 2026 12:31 WIB
  •  Sungaipenuh

KBRN, Sungai Penuh: Usai libur Natal dan Tahun Baru, kabar baik datang dari sentra kopi Kabupaten Kerinci, Jambi. Di tengah melemahnya permintaan kopi dunia, harga biji kopi di tingkat petani justru masih bertahan stabil. Hingga awal Januari ini, harga biji kopi berada di kisaran Rp60.000 hingga Rp62.000 per kilogram, bergantung pada kualitas hasil panen.

Stabilnya harga ini menjadi angin segar bagi petani kopi Kerinci yang selama ini menggantungkan penghasilan pada fluktuasi pasar. Salah seorang pedagang kopi, Mulyadi, menyebut meski permintaan dari pasar internasional menurun, dampaknya belum terasa signifikan di tingkat petani.

“Memang ada penurunan permintaan dari luar negeri, sehingga harga kopi dunia ikut tertekan. Tapi di Kerinci, harga di tingkat petani masih bisa bertahan,” kata Mulyadi.Selasa (6/1/2025).

Menurutnya, kualitas biji kopi Kerinci yang dikenal memiliki cita rasa khas menjadi salah satu faktor utama yang menjaga stabilitas harga. Selain itu, pasokan biji kopi di tingkat petani saat ini masih dalam batas wajar, sehingga tidak menekan harga jual.

Namun demikian, Mulyadi mengingatkan kondisi tersebut bisa berubah dalam waktu dekat. Ia memperkirakan harga biji kopi berpeluang turun seiring masuknya musim panen di sejumlah negara produsen kopi dunia.

“Kalau sudah masuk musim panen, terutama di negara-negara besar seperti Brasil, Vietnam, Kolombia, termasuk Indonesia, biasanya pasokan meningkat dan harga ikut terpengaruh,” ujarnya.

Di tengah ketidakpastian pasar global, petani kopi Kerinci diharapkan terus menjaga kualitas hasil panen agar tetap memiliki daya saing, baik di pasar domestik maupun internasional. Kualitas dinilai menjadi kunci utama agar kopi Kerinci tetap diminati, meski dinamika pasar terus berubah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....