10 Ikan Tinggi Merkuri yang Perlu Diwaspadai sebelum Dikonsumsi

  • 29 Sep 2026 15:54 WIB
  •  Sungaipenuh
Poin Utama
  • ikan-tinggi-merkuri-yang-perlu-diwaspadai-sebelum-dikonsumsi

RRI.CO.ID, Sungai Penuh — Ikan menjadi salah satu sumber protein dan omega-3 yang baik bagi tubuh. Namun, beberapa jenis ikan juga dapat menyimpan merkuri akibat pencemaran lingkungan. Jika seseorang mengonsumsinya secara berlebihan, zat tersebut dapat memengaruhi kesehatan. Karena itu, konsumen perlu mengenali jenis ikan dengan kadar merkuri tinggi sebelum memilih makanan laut.

Merkuri dapat masuk ke laut dan sungai melalui proses alami maupun aktivitas manusia. Selain itu, pembakaran batu bara dan limbah industri dapat membawa merkuri menuju lingkungan perairan. Di dalam air, merkuri dapat berubah menjadi metilmerkuri yang mudah diserap makhluk hidup. Selanjutnya, zat tersebut masuk ke rantai makanan melalui berbagai organisme.

Ikan kecil dapat menyerap metilmerkuri dari lingkungan perairan selama hidupnya. Kemudian, ikan yang lebih besar memakan ikan kecil dan menerima akumulasi zat tersebut. Akibatnya, ikan berukuran besar cenderung menyimpan merkuri dalam jumlah lebih tinggi. Selain ukuran tubuh, usia ikan juga dapat memengaruhi jumlah merkuri yang tersimpan.

Proses memasak tidak menghilangkan merkuri yang sudah menumpuk dalam daging ikan. Karena itu, konsumen tidak dapat mengandalkan cara memasak untuk menurunkan paparan merkuri. Sebaliknya, pemilihan jenis ikan menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko tersebut. Berikut 10 jenis ikan dan seafood berdasarkan data Food and Drug Administration atau FDA AS.

10 Ikan Tinggi Merkuri yang Perlu Diwaspadai

1. Ikan Jabad atau Tilefish — 1,123 ppm

Tilefish termasuk ikan dengan kandungan merkuri yang sangat tinggi. Ikan ini memiliki masa hidup lebih panjang dibandingkan beberapa jenis ikan lainnya. Karena itu, tubuhnya dapat menyimpan merkuri dalam jumlah besar. Data FDA AS mencatat kadar merkuri tilefish sebesar 1,123 ppm.

2. Ikan Todak atau Swordfish — 0,995 ppm

Ikan todak memiliki daging tebal dengan tekstur lembut dan rasa gurih. Banyak orang menyajikan ikan ini dalam bentuk steak. Selain itu, pasar juga menawarkan ikan todak dalam bentuk fillet beku. Pedagang bahkan kerap menempatkannya berdampingan dengan ikan dory.

3. Ikan Hiu — 0,979 ppm

Hiu dikenal sebagai predator laut berukuran besar yang mendapat perlindungan. Namun, beberapa budaya masih menggunakan daging hiu sebagai bahan makanan. Kondisi tersebut membuat hiu masuk dalam daftar ikan dengan kadar merkuri tinggi. Data FDA AS mencatat kadar merkuri hiu mencapai 0,979 ppm.

4. Ikan Tuna Mata Besar atau Big Eye Tuna — 0,689 ppm

Tuna mata besar memiliki bentuk tubuh panjang dan kekar menyerupai torpedo. Ketika tumbuh maksimal, ikan ini dapat mencapai panjang 236 sentimeter. Rasa dagingnya memiliki kemiripan dengan jenis tuna lainnya. Namun, sumber menyarankan konsumen menghindari ikan ini karena kandungan merkurinya cukup tinggi.

5. Ikan King Mackerel — 0,730 ppm

King mackerel berbeda dengan makarel kalengan yang umum tersedia di supermarket. Ikan tersebut memiliki ukuran besar dengan berat rata-rata mencapai 40 kilogram. Karena ukurannya, banyak pemancing menyukai ikan ini. Namun, kandungan merkuri yang tinggi membuat konsumen perlu mewaspadai jumlah konsumsinya.

6. Ikan Orange Roughy — 0,571 ppm

Orange roughy merupakan ikan predator yang hidup di kawasan gunung bawah laut. Ikan ini juga mendiami berbagai cekungan laut di sejumlah wilayah dunia. Umurnya dapat mencapai 150 tahun sehingga tubuhnya menyimpan merkuri dalam kadar tinggi. Data sumber mencatat kadar merkuri orange roughy sebesar 0,571 ppm.

7. Ikan Marlin — 0,485 ppm

Marlin memiliki daging dengan tekstur lembut dan juicy. Rasanya cenderung sedikit asam serta membawa aroma laut yang kuat. Karakter tersebut membuat daging marlin memiliki cita rasa khas. Namun, ikan ini juga mengandung merkuri dalam jumlah tinggi.

8. Ikan Tuna — 0,350 ppm

Beberapa jenis tuna memiliki kandungan merkuri yang cukup tinggi. Tuna albacore menjadi salah satu jenis yang perlu mendapat perhatian. Karena itu, konsumen perlu mempertimbangkan jumlah tuna dalam konsumsi sehari-hari. Sumber mencatat kadar merkuri ikan tuna sebesar 0,350 ppm.

9. Ikan Baramundi atau Bass — 0,167 ppm

Baramundi atau bass tersebar luas di kawasan Hindi-Pasifik Barat. Persebarannya mencakup Asia Tenggara hingga Papua Nugini. Ikan ini masuk kategori dengan kandungan merkuri sedang. Meski begitu, konsumen tetap perlu memperhatikan jumlah konsumsinya.

10. Lobster — 0,166 ppm

Lobster menjadi salah satu seafood yang banyak orang sukai. Namun, makanan laut ini juga mengandung merkuri dalam tingkat sedang. Karena itu, konsumen tetap perlu memperhatikan jumlah lobster yang mereka konsumsi. Data sumber mencatat kadar merkuri lobster sebesar 0,166 ppm.

Kesepuluh jenis tersebut menunjukkan perbedaan kadar merkuri pada setiap makanan laut. Tilefish mencatat angka tertinggi dalam daftar dengan kadar 1,123 ppm. Sementara itu, lobster memiliki kadar 0,166 ppm dalam daftar yang sama. Karena itu, konsumen perlu mengenali jenis seafood sebelum menentukan pilihan konsumsi.

Merkuri dapat berpindah melalui rantai makanan dan kemudian menumpuk dalam tubuh ikan. Ikan berukuran lebih besar dan berumur lebih panjang cenderung menyimpan kadar merkuri lebih tinggi. Selain itu, metode memasak tidak menghilangkan merkuri dari daging ikan. Karena itu, pemilihan jenis ikan tetap menjadi bagian penting dalam mengurangi risiko. (el/*)

FAQ

1. Apa yang dimaksud dengan ikan tinggi merkuri?

Ikan tinggi merkuri merupakan ikan yang menyimpan merkuri dalam kadar tertentu. Beberapa jenis ikan dapat memiliki kadar lebih tinggi dibandingkan jenis lainnya. Data sumber menggunakan satuan ppm untuk mencatat kandungan merkuri. FDA AS menjadi sumber data kadar merkuri yang tercantum dalam artikel ini.

2. Mengapa ikan besar dapat memiliki kadar merkuri lebih tinggi?

Ikan kecil menyerap metilmerkuri dari lingkungan perairan selama hidupnya. Kemudian, ikan besar memakan ikan kecil dan mengakumulasi zat tersebut. Selain itu, ikan yang hidup lebih lama memiliki waktu lebih panjang untuk menumpuk merkuri. Proses tersebut dapat meningkatkan kadar merkuri dalam tubuh ikan.

3. Apakah memasak dapat menghilangkan merkuri dari ikan?

Tidak, proses memasak tidak menghilangkan merkuri yang sudah terkumpul dalam daging ikan. Karena itu, konsumen tidak dapat mengandalkan metode memasak untuk mengurangi paparan merkuri. Pemilihan jenis ikan menjadi cara utama yang dijelaskan dalam sumber. Konsumen perlu mengenali kandungan merkuri sebelum memilih makanan laut.

4. Ikan apa yang memiliki kadar merkuri tertinggi dalam daftar?

Ikan jabad atau tilefish mencatat kadar tertinggi dengan angka 1,123 ppm. Data tersebut berasal dari daftar yang merujuk pada FDA AS. Posisi berikutnya dalam daftar mencakup ikan todak dan ikan hiu. Kadar setiap jenis ikan tetap berbeda sesuai data yang tercantum.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....