Mengapa Sering Menahan Kencing Berisiko pada Kesehatan Ginjal Anda?
- 28 Agt 2026 10:50 WIB
- Sungaipenuh
RRI. CO.ID, Sungai Penuh — Menahan buang air kecil mungkin terlihat sebagai kebiasaan sepele, terutama ketika sedang bekerja, bepergian, berada di tengah perjalanan atau sulit menemukan toilet. Namun, jika dilakukan terlalu sering dan menjadi kebiasaan, menahan kencing dapat mengganggu kesehatan saluran kemih dan berpotensi menimbulkan masalah yang lebih serius.
Urine merupakan cairan sisa metabolisme yang dikeluarkan tubuh melalui ginjal. Setelah diproduksi oleh ginjal, urine mengalir melalui ureter menuju kandung kemih untuk ditampung sementara sebelum dikeluarkan melalui uretra.
Ketika kandung kemih mulai penuh, tubuh memberikan sinyal berupa rasa ingin buang air kecil. Sinyal tersebut sebaiknya tidak terus-menerus diabaikan.
Dapat Meningkatkan Risiko Infeksi Saluran Kemih
Salah satu risiko yang dapat muncul ketika seseorang terlalu sering menahan kencing adalah meningkatnya peluang terjadinya infeksi saluran kemih (ISK).
| Baca juga: Manfaat Pisang untuk Kesehatan |
Kandung kemih yang terlalu lama menampung urine dapat menjadi lingkungan yang memungkinkan bakteri berkembang. Terlebih jika pengosongan kandung kemih tidak dilakukan secara teratur.
ISK dapat menimbulkan sejumlah keluhan, seperti rasa perih atau terbakar ketika buang air kecil, sering ingin kencing tetapi urine yang keluar sedikit, urine berbau lebih kuat, hingga nyeri di bagian bawah perut.
Tekanan pada Saluran Kemih
Menahan urine dalam waktu lama membuat kandung kemih terus meregang. Jika kebiasaan tersebut berlangsung berulang, fungsi normal kandung kemih dapat terganggu.
Dalam kondisi tertentu, tekanan di dalam saluran kemih juga dapat meningkat. Jika terjadi gangguan aliran urine atau kondisi lain yang menyebabkan urine kembali ke arah ginjal, ginjal dapat ikut terdampak.
Karena itu, menahan kencing bukanlah kebiasaan yang baik untuk dilakukan terus-menerus.
Apakah Menahan Kencing Langsung Merusak Ginjal?
Menahan kencing sesekali, misalnya karena berada dalam perjalanan dan belum menemukan toilet, umumnya tidak langsung menyebabkan kerusakan ginjal pada orang yang sehat.
Risiko lebih menjadi perhatian apabila kebiasaan tersebut dilakukan berulang, berlangsung lama, atau disertai kondisi medis tertentu yang menghambat pengeluaran urine.
Masalah pada ginjal juga tidak selalu disebabkan oleh kebiasaan menahan kencing. Penyakit saluran kemih, batu ginjal, pembesaran prostat, gangguan saraf kandung kemih, serta berbagai kondisi medis lain dapat memengaruhi aliran urine dan kesehatan ginjal.
Jangan Abaikan Gejala
Masyarakat dianjurkan segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila mengalami keluhan saat buang air kecil, terutama jika gejala muncul berulang atau semakin berat.
Beberapa tanda yang perlu diperhatikan antara lain nyeri saat buang air kecil, urine berdarah, demam, nyeri pada pinggang atau sisi tubuh, sulit mengeluarkan urine, serta rasa ingin kencing yang terus-menerus.
Demam yang disertai nyeri pada pinggang dapat menjadi tanda infeksi yang sudah melibatkan bagian saluran kemih lebih atas dan membutuhkan penanganan medis.
Biasakan Buang Air Kecil Saat Dibutuhkan
Menjaga kesehatan saluran kemih dapat dimulai dari kebiasaan sederhana. Jangan menjadikan menahan kencing sebagai rutinitas. Ketika tubuh sudah memberikan sinyal ingin buang air kecil, sebaiknya mencari toilet dan mengosongkan kandung kemih.
Selain itu, kebutuhan cairan setiap orang berbeda. Minumlah air yang cukup sesuai kondisi tubuh, aktivitas, cuaca, serta anjuran tenaga kesehatan bila memiliki kondisi medis tertentu.
Pada akhirnya, menjaga kesehatan ginjal bukan hanya soal menghindari satu kebiasaan tertentu. Pola hidup sehat, kecukupan cairan, pengendalian tekanan darah dan gula darah, serta pemeriksaan kesehatan secara berkala juga berperan penting dalam menjaga fungsi ginjal.
Menahan kencing sesekali bukan berarti otomatis merusak ginjal. Namun, menjadikannya kebiasaan dapat meningkatkan risiko gangguan pada saluran kemih. Karena itu, jangan abaikan sinyal tubuh ketika kandung kemih sudah meminta untuk dikosongkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....