Semakin Matang Buah, Semakin Tinggi Kadar Gula yang Terkandung

  • 02 Agt 2026 21:27 WIB
  •  Sungaipenuh

RRI.CO.ID, Sungai Penuh – Buah merupakan salah satu sumber nutrisi penting yang kaya akan vitamin, mineral, serat, dan antioksidan. Namun, seiring dengan tingkat kematangannya, kandungan gula alami dalam buah juga mengalami peningkatan.

Para ahli gizi menjelaskan bahwa saat buah memasuki proses pematangan, pati yang tersimpan di dalamnya secara alami diubah menjadi gula sederhana seperti glukosa, fruktosa, dan sukrosa. Proses inilah yang membuat buah matang memiliki rasa yang lebih manis dibandingkan buah yang masih mentah.

Meski kadar gula meningkat, buah matang tetap menjadi pilihan makanan sehat karena gula yang terkandung merupakan gula alami yang disertai serat. Serat membantu memperlambat penyerapan gula ke dalam aliran darah sehingga lebih baik dibandingkan makanan atau minuman yang mengandung gula tambahan.

Beberapa jenis buah seperti pisang, mangga, pepaya, dan nanas menunjukkan perubahan rasa manis yang cukup signifikan ketika matang. Sementara itu, buah yang masih mentah cenderung memiliki kandungan pati lebih tinggi dan rasa yang lebih asam atau sepat.

Ahli kesehatan mengingatkan bahwa masyarakat tetap perlu mengonsumsi buah dalam jumlah yang wajar. Bagi penderita diabetes atau mereka yang sedang mengontrol kadar gula darah, pemilihan jenis buah dan porsi konsumsi sebaiknya disesuaikan dengan anjuran tenaga kesehatan.

Dengan memahami perubahan kandungan gula selama proses pematangan, masyarakat dapat memilih tingkat kematangan buah sesuai kebutuhan dan tetap memperoleh manfaat gizi yang optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....