10 Ciri Tubuh Kebanyakan Gula

  • 24 Mei 2026 10:06 WIB
  •  Sungaipenuh

RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Konsumsi gula memang di butuhkan tubuh sebagai sumber energi. Namun jika berlebihan, dampaknya bisa muncul dalam berbagai bentuk yang sering tidak di sadari, mulai dari perubahan mood hingga gangguan pada kulit dan pencernaan.

Gula alami yang berasal dari buah atau susu umumnya masih aman karena disertai serat, vitamin, dan mineral. Berbeda dengan gula tambahan yang banyak di temukan dalam minuman kemasan, makanan olahan, saus, hingga camilan manis.

Ahli kesehatan menyarankan konsumsi gula tambahan dibatasi agar tidak memicu berbagai masalah kesehatan. Sebab, terlalu banyak asupan gula bisa memengaruhi hormon, metabolisme, bahkan fungsi otak.

Tanda Tubuh Kebanyakan Gula

Berikut sejumlah gejala yang bisa muncul ketika tubuh terlalu sering menerima asupan gula berlebih:

1. Jerawat Semakin Sering Muncul

Asupan gula tinggi dapat memicu lonjakan insulin yang memengaruhi keseimbangan hormon. Kondisi ini membuat produksi minyak di kulit meningkat sehingga jerawat lebih mudah muncul.

2. Tubuh Cepat Lelah

Meski sempat memberi energi instan, gula justru membuat tubuh mudah drop setelah kadar gula darah turun drastis. Akibatnya tubuh terasa lemas walau sudah cukup tidur.

3. Bau Badan Berubah

Konsumsi gula berlebih bisa memicu pertumbuhan bakteri dan ragi di tubuh. Hal ini membuat aroma keringat berubah menjadi lebih asam atau menyengat.

4. Mood Mudah Berubah

Kadar gula darah yang naik turun dengan cepat dapat memengaruhi suasana hati. Tidak heran jika seseorang menjadi lebih sensitif, mudah marah, atau emosional.

5. Makanan Alami Terasa Kurang Manis

Terlalu sering mengonsumsi makanan tinggi gula membuat lidah terbiasa dengan rasa manis yang kuat. Akibatnya buah atau makanan alami terasa hambar.

6. Lidah Terlihat Putih atau Kasar

Gula juga dapat mengganggu keseimbangan bakteri di mulut. Dampaknya, lidah tampak berlapis putih dan terasa tidak nyaman.

7. Kulit Sering Gatal

Peradangan akibat konsumsi gula berlebih bisa memicu rasa gatal tanpa penyebab yang jelas pada beberapa orang.

8. Sulit Fokus dan Mudah Lupa

Asupan gula tinggi dalam jangka panjang dikaitkan dengan gangguan konsentrasi atau brain fog karena memicu peradangan pada otak.

9. Perut Kembung

Terlalu banyak gula dapat mengganggu keseimbangan bakteri baik di usus. Kondisi ini menyebabkan perut terasa penuh, sering bergas, dan tidak nyaman.

10. Sering Ngidam Makanan Manis

Gula memicu pelepasan hormon dopamin yang memberi rasa senang. Efek ini membuat seseorang ingin terus mengonsumsi makanan manis berulang kali.

Cara Mengurangi Konsumsi Gula

Mengurangi gula tidak harus di lakukan secara ekstrem. Beberapa langkah sederhana berikut bisa membantu:

Perbanyak konsumsi makanan segar dan minim proses.

Kurangi minuman manis seperti soda atau kopi dengan tambahan gula.

Biasakan membaca label kemasan sebelum membeli makanan.

Pilih makanan tinggi serat seperti gandum utuh dan sayuran.

Ganti camilan manis dengan buah segar.

Perbanyak minum air putih agar tubuh tetap terhidrasi.

Mengontrol asupan gula penting dilakukan untuk menjaga kesehatan tubuh dalam jangka panjang. Dengan pola makan yang lebih seimbang, risiko berbagai gangguan kesehatan juga dapat ditekan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....