Begadang dan Minuman Manis Tingkatkan Risiko Diabetes

  • 01 Feb 2026 11:03 WIB
  •  Sungaipenuh

RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Bagi banyak anak muda, begadang sudah menjadi rutinitas. Entah untuk menyelesaikan tugas, lembur kerja, atau sekadar scroll media sosial, aktivitas ini sering diiringi dengan konsumsi minuman manis mulai dari kopi susu, matcha, hingga minuman kemasan.

Meski masih muda, kebiasaan kurang tidur yang dipadukan dengan asupan gula berlebihan bisa berdampak serius bagi tubuh, terutama dalam mengatur kadar gula darah.

Bagaimana Kurang Tidur Mempengaruhi Tubuh

Kurang tidur membuat tubuh lelah dan menurunkan kemampuan sel menyerap gula dari darah, atau dikenal dengan istilah sensitivitas insulin. Penelitian yang diterbitkan Diabetes Care dan The Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism menunjukkan tidur yang terlalu singkat bisa menurunkan efektivitas insulin.

Selain itu, kurang tidur memicu produksi hormon stres, kortisol, yang meski membantu tubuh tetap waspada, memperlambat pemrosesan gula dalam darah. Hasilnya, gula tetap tinggi di aliran darah meski pola makan tidak berubah.

Kurang tidur juga mengubah keseimbangan hormon pengatur nafsu makan. Hormon ghrelin yang memicu rasa lapar meningkat, sementara hormon leptin yang memberi sinyal kenyang menurun. Kondisi ini membuat anak muda lebih mudah lapar dan mencari energi cepat, termasuk dari minuman manis.

Begadang dan Risiko Gula Darah Malam Hari

Tubuh memiliki ritme biologis yang menurun di malam hari, termasuk kemampuan sel merespons insulin. Begadang membuat tubuh “terpaksa tetap terjaga” dan memproduksi lebih banyak kortisol, yang memperlambat kerja insulin. Akibatnya, gula dari makanan atau minuman lebih lama berada di darah, meningkatkan risiko lonjakan gula.

Jika kebiasaan ini berulang, tubuh bisa mengalami resistensi insulin, kondisi di mana sel sulit merespons insulin. Ini membuka jalan menuju prediabetes dan diabetes tipe 2.

Tips Aman Saat Harus Begadang

  1. Pilih minuman dengan bijak: Jika membutuhkan kafein, pilih yang rendah gula atau tanpa gula. Hindari tambahan sirup atau krimer berlebihan.

  2. Batasi konsumsi minuman manis: Jangan minum terus-menerus sepanjang malam. Tubuh yang kurang tidur memproses gula lebih lambat.

  3. Perhatikan makanan pendamping: Pilih makanan seimbang yang membantu menjaga gula darah tetap stabil.

Intinya, begadang mungkin tak bisa selalu dihindari, tapi dengan bijak memilih minuman dan makanan, dampak negatif pada gula darah bisa diminimalkan. Kesadaran akan tubuh sendiri lebih penting daripada menghindari gula sepenuhnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....