Tanam Pohon Serentak untuk Kehidupan

  • 30 Jan 2026 10:21 WIB
  •  Sungaipenuh

RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Di bawah langit Sungai Penuh yang cerah, ratusan pasang tangan bergerak serempak menanam harapan. Di bantaran Sungai Batang Merao, Desa Pinggir Air, Kecamatan Kumun Debai, Rabu 28 Januari 2026, sebuah komitmen hijau kembali ditegaskan: menjaga alam demi kehidupan yang berkelanjutan.

Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H., bersama Wakil Wali Kota Azhar Hamzah, tampak menyatu dengan para peserta dalam kegiatan penanaman pohon serentak yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-69 Provinsi Jambi. Meski pusat kegiatan berada di sempadan Sungai Batanghari, Dusun Tuo, Desa Pematang Jering, Kabupaten Muaro Jambi, semangatnya bergema hingga ke seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jambi melalui pelaksanaan secara daring.

Gerakan besar ini dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Menteri Lingkungan Hidup yang diwakili Staf Ahli Menteri Lingkungan Hidup Ir. Nur Adi Wardojo, Gubernur Jambi Al Haris, Ketua DPRD Provinsi Jambi, Danrem 042/Gapu, Bupati Muaro Jambi, serta para bupati dan wali kota se-Provinsi Jambi. Di Sungai Penuh sendiri, kegiatan ini turut dihadiri pimpinan DPRD, unsur Forkopimda, Sekda Alpian, BBTNKS, para kepala OPD, Ketua TP PKK, Ketua GOW, organisasi pecinta lingkungan, hingga seluruh ASN.

Tak sekadar simbolis, gerakan tanam pohon serentak ini mencatatkan hasil nyata. Sebanyak 201.274 bibit pohon kehutanan berhasil ditanam di seluruh wilayah Provinsi Jambi. Khusus di Kota Sungai Penuh, 19.434 pohon ditanam di sepanjang bantaran Sungai Batang Merao sebagai langkah konkret menjaga kelestarian lingkungan dan meminimalisir risiko banjir.

Wali Kota Alfin menegaskan bahwa menanam pohon bukan sekadar kegiatan seremonial.

“Momentum HUT ke-69 Provinsi Jambi ini kita manfaatkan untuk menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga alam. Menanam pohon bukan hanya untuk hari ini, tetapi investasi jangka panjang bagi masa depan,” ujarnya.

Komitmen Pemerintah Kota Sungai Penuh terhadap lingkungan hijau bukanlah cerita baru. Pada tahun 2025, sebanyak 4.000 pohon telah ditanam di kawasan TPST RKE dan 500 pohon di bekas TPST RPT. Rangkaian penanaman ini akan terus berlanjut sebagai bagian dari upaya memperbaiki kualitas udara dan menekan dampak bencana banjir.

Di setiap bibit yang ditanam, tersimpan harapan akan udara yang lebih bersih, air yang lebih bersahabat, dan kota yang lebih nyaman dihuni. Melalui gerakan tanam pohon serentak ini, Pemerintah Kota Sungai Penuh mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi menjaga bumi, sejalan dengan semangat pembangunan Provinsi Jambi yang hijau, lestari, dan berkelanjutan.

Karena pada akhirnya, pohon yang tumbuh hari ini adalah kehidupan yang bernaung esok hari. 🌱

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....