Monadi Ingin Kopi Kerinci Jadi Komoditas Unggulan dan Tembus Pasar Luas

  • 21 Sep 2026 16:32 WIB
  •  Sungaipenuh

RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Bupati Kerinci Monadi mendorong petani dan pengrajin kopi di Kabupaten Kerinci untuk terus berinovasi serta meningkatkan produksi kopi lokal. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat posisi kopi Kerinci sebagai salah satu produk unggulan daerah.

Dorongan itu disampaikan Monadi saat membuka Festival Kopi Kerinci 2026 yang berlangsung di Kayu Aro, Kabupaten Kerinci.

Menurut Monadi, Kabupaten Kerinci memiliki potensi besar dalam pengembangan komoditas kopi. Karena itu, potensi tersebut perlu dikelola secara serius melalui peningkatan kualitas, produksi, hingga pengembangan produk olahan.

Monadi meminta seluruh pelaku usaha kopi, mulai dari petani hingga pengrajin, tidak berhenti melakukan inovasi.

Ia menilai peningkatan kualitas dan produksi kopi tidak bisa hanya mengandalkan satu pihak. Pemerintah dan masyarakat perlu bergerak bersama untuk mengembangkan sektor perkebunan kopi.

“Peningkatan kualitas dan produksi kopi harus dilakukan secara bersama-sama antara pemerintah dan masyarakat,” ujar Monadi.Senin 21 September 2026.

Menurutnya, kolaborasi tersebut penting agar kopi Kerinci tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pasar lokal, tetapi juga memiliki daya saing ketika dipasarkan ke berbagai daerah.

Monadi juga menyoroti posisi Provinsi Jambi yang saat ini belum masuk dalam 10 besar daerah penghasil kopi di Indonesia.

Kondisi tersebut, menurutnya, bukan hanya menjadi tantangan, tetapi juga membuka peluang bagi Kabupaten Kerinci untuk meningkatkan produksi kopi sekaligus memperkuat sektor perkebunan.

Karena itu, petani dan pelaku usaha kopi didorong untuk melihat peluang tersebut sebagai momentum mengembangkan komoditas kopi secara lebih serius.

Selain meningkatkan produksi, pengembangan produk olahan juga dinilai penting untuk meningkatkan nilai tambah kopi Kerinci.

Monadi berharap inovasi yang dilakukan petani dan pengrajin dapat melahirkan produk kopi yang semakin beragam dan memiliki daya saing.

Dengan peningkatan produksi, kualitas, serta pengembangan produk olahan, kopi Kerinci diharapkan semakin dikenal luas.

“Harapannya, melalui inovasi, peningkatan produksi dan pengembangan produk olahan, kopi Kerinci semakin dikenal luas dan mampu menjadi salah satu daerah penghasil kopi terbesar di Indonesia,” kata Monadi.

Festival Kopi Kerinci 2026 pun menjadi salah satu momentum untuk memperkenalkan potensi kopi lokal sekaligus mempertemukan petani, pengrajin, pelaku usaha, dan penikmat kopi.

Melalui kegiatan tersebut, kopi Kerinci diharapkan tidak hanya menjadi komoditas perkebunan, tetapi juga mampu membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....