MoU Pemkab Kerinci dan Kemenhub Jadi Langkah Strategis Cetak Tenaga Profesional

  • 02 Agt 2026 08:58 WIB
  •  Sungaipenuh

RRI.CO.ID, Sungai penuh - Pemerintah Kabupaten Kerinci memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) Kementerian Perhubungan. Kerja sama ini membuka peluang lebih luas bagi putra-putri Kerinci untuk mengembangkan kompetensi dan menempuh pendidikan vokasi di bidang transportasi.

Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si menandatangani MoU tersebut bersama Kepala BPSDMP Kementerian Perhubungan Suharto di Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang, Jumat 31 Juli 2026. Penandatanganan itu menjadi bagian dari kerja sama strategis BPSDMP dengan sejumlah pemerintah daerah di Indonesia dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) sektor transportasi.

Dalam kesempatan tersebut, Monadi didampingi Kepala Dinas Perhubungan Juanda Sasmita, Kepala Bidang Disiplin dan Pengembangan Kompetensi Aparatur BKPSDM Elia Ismanto, serta Kepala Bagian Pemerintahan Mountri Friady. Kehadiran jajaran perangkat daerah menunjukkan komitmen serius Pemkab Kerinci dalam membangun SDM yang mampu bersaing di sektor transportasi.

Monadi menegaskan bahwa pengembangan SDM menjadi salah satu prioritas utama pembangunan Kabupaten Kerinci. Karena itu, pemerintah daerah terus memperluas kerja sama dengan berbagai kementerian untuk meningkatkan kompetensi masyarakat sekaligus memperkuat pelayanan publik.

Menurutnya, nota kesepahaman tersebut merupakan investasi jangka panjang yang akan melahirkan tenaga profesional sesuai kebutuhan dunia kerja.

"Pengembangan sumber daya manusia menjadi salah satu prioritas pembangunan Kabupaten Kerinci. Melalui kerja sama ini, kami berharap semakin banyak generasi muda Kerinci memperoleh kesempatan mengikuti pendidikan vokasi transportasi sehingga mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional," ujar Monadi.

Selain memberikan kesempatan pendidikan vokasi, kerja sama tersebut juga mendukung peningkatan kompetensi aparatur pemerintah daerah. Dengan demikian, pelayanan di sektor transportasi diharapkan semakin profesional, efektif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Ruang lingkup kerja sama mencakup berbagai program strategis. Di antaranya pendidikan dan pelatihan vokasi, pengembangan kompetensi aparatur pemerintah daerah, serta pemenuhan kebutuhan tenaga teknis transportasi berdasarkan analisis jabatan dan beban kerja.

Tidak hanya itu, kerja sama juga meliputi pelaksanaan tridarma perguruan tinggi dan penyerapan lulusan pendidikan vokasi asal Kabupaten Kerinci dengan masa wajib kerja selama sepuluh tahun. Skema tersebut diharapkan mampu menciptakan tenaga kerja yang siap mengisi kebutuhan sektor transportasi di daerah.

Sebagai tindak lanjut, perangkat daerah terkait akan menyusun perjanjian kerja sama teknis bersama Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan BPSDMP. Penyusunan perjanjian tersebut ditargetkan rampung paling lambat tiga bulan setelah penandatanganan MoU.

Nota kesepahaman ini berlaku selama lima tahun dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak. Selama masa pelaksanaan, Pemkab Kerinci bersama BPSDMP akan melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala agar seluruh program berjalan optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....