Kenali Hukum sejak Dini, Jaksa Sambangi Pelajar SMAN 1 Sungai Penuh

  • 17 Sep 2026 15:59 WIB
  •  Sungaipenuh

RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Upaya mengenalkan hukum kepada generasi muda terus dilakukan Kejaksaan Negeri Sungai Penuh. Melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), para pelajar SMAN 1 Kota Sungai Penuh mendapat pembekalan tentang berbagai persoalan hukum yang dekat dengan kehidupan remaja.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula DEJ Convention Hall, Selasa 15 September 2026. Agenda JMS kali ini menjadi bagian dari rangkaian Pelatihan Dasar Kepemimpinan sekaligus Pemilihan Ketua OSIS SMAN 1 Kota Sungai Penuh.

Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, Roby Novan Ronar, S.H., bersama Kasubsi II Intelijen, Faisal Hidayat, S.H., hadir sebagai narasumber.

Dalam kegiatan itu, keduanya memberikan pemahaman mengenai sejumlah persoalan yang berpotensi menyeret pelajar ke masalah hukum. Materi tersebut meliputi kenakalan remaja, penyalahgunaan narkotika, balapan liar hingga bullying atau perundungan di lingkungan sekolah.

Melalui materi tersebut, siswa tidak hanya diajak memahami aturan. Mereka juga didorong untuk mengetahui dampak dari setiap tindakan yang melanggar hukum.

Selain edukasi hukum, kegiatan JMS berlangsung bertepatan dengan agenda kepemimpinan siswa. Karena itu, pembekalan tersebut menjadi bekal penting bagi para pelajar yang nantinya terlibat dalam organisasi sekolah.

Para siswa diharapkan mampu mengambil keputusan secara bijak. Selain itu, mereka juga dapat menjadi contoh dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, tertib dan saling menghargai.

Kegiatan ini turut dihadiri Bupati Kerinci, Kepala SMAN 1 Kota Sungai Penuh, jajaran guru, pegawai tata usaha, serta siswa dan siswi.

Di sisi lain, edukasi hukum di lingkungan sekolah diharapkan mampu mencegah berbagai persoalan sejak dini. Pengetahuan yang cukup dapat membantu siswa mengenali tindakan yang berisiko menimbulkan masalah hukum.

Oleh sebab itu, Kejaksaan Negeri Sungai Penuh terus mendorong pelajar agar mengenali hukum dan menjauhi hukuman. Para siswa juga diharapkan berani menciptakan lingkungan pergaulan yang positif.

Dengan adanya program Jaksa Masuk Sekolah, edukasi hukum tidak hanya berhenti pada penyampaian materi. Lebih jauh, kegiatan ini menjadi sarana membangun kesadaran hukum sekaligus karakter generasi muda.

Pada akhirnya, para pelajar diharapkan mampu menjadi generasi yang disiplin, bertanggung jawab dan memahami konsekuensi dari setiap tindakan yang dilakukan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....