ISPU 61,Aktivitas Belajar Mengajar di Sungai Penuh Tetap Tatap Muka

  • 14 Sep 2026 10:53 WIB
  •  Sungaipenuh

RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Kabut asap yang masih menyelimuti Kota Sungai Penuh, Jambi, tidak serta-merta menghentikan aktivitas belajar mengajar di sekolah. Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh memutuskan pembelajaran tatap muka tetap berlangsung, meski kondisi kualitas udara masih menjadi perhatian.

Keputusan tersebut diambil setelah Dinas Pendidikan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Sungai Penuh. Hasil pemantauan kualitas udara menjadi salah satu pertimbangan utama dalam menentukan kebijakan pendidikan di tengah kabut asap.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh, Bovi Handriyanto, mengatakan kualitas udara di wilayah tersebut masih berada dalam kategori sedang.

“Indeks standar pencemaran udara di Kota Sungai Penuh berada di angka 61,” ujar Bovi.Senin 14 September 2026.

Berdasarkan kondisi tersebut, pembelajaran tatap muka dinilai masih dapat dilaksanakan. Namun, Dinas Pendidikan tetap memberikan perhatian khusus terhadap kelompok siswa yang lebih rentan terhadap dampak polusi udara.

Di tengah keputusan mempertahankan pembelajaran tatap muka, terdapat pengecualian bagi siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh memutuskan untuk meliburkan sementara siswa PAUD. Kebijakan ini diambil karena anak-anak usia dini, terutama balita, memiliki risiko lebih tinggi mengalami gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap.

Salah satu gangguan kesehatan yang menjadi perhatian ialah infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA.

Bovi menjelaskan, kebijakan tersebut merupakan langkah pencegahan untuk melindungi anak-anak yang masih berada dalam kelompok usia rentan.

“Pihaknya hanya meliburkan siswa PAUD karena kondisi balita sangat rentan terserang ISPA,” jelasnya.

Sementara itu, siswa dan guru pada jenjang pendidikan yang tetap melaksanakan pembelajaran tatap muka diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap.

Dinas Pendidikan menekankan pentingnya penggunaan masker selama berada di lingkungan sekolah. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi risiko paparan partikel polusi udara.

Meskipun indeks pencemaran udara masih berada pada kategori sedang, kondisi kesehatan warga sekolah tetap menjadi perhatian pemerintah daerah.

Dinas Pendidikan juga membuka kemungkinan untuk mengevaluasi kembali kebijakan pembelajaran apabila kualitas udara memburuk atau kondisi kabut asap mulai membahayakan kesehatan siswa dan tenaga pendidik.

Dengan demikian, aktivitas pendidikan di Kota Sungai Penuh tetap berjalan, tetapi perlindungan terhadap kesehatan peserta didik menjadi prioritas utama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....