Evaluator UNESCO Mulai Revalidasi Geopark Merangin, Empat Aspek Jadi Sorotan

  • 11 Agt 2026 11:47 WIB
  •  Sungaipenuh

RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Tahap penting untuk mempertahankan status UNESCO Global Geopark (UGGp) Merangin Jambi resmi dimulai. Tim evaluator UNESCO tiba di Bandara Muaro Bungo, Senin 10 Agustus 2026 sekitar pukul 13.20 WIB.

Kedatangan dua evaluator tersebut menjadi awal rangkaian revalidasi UNESCO Global Geopark Merangin Jambi yang berlangsung pada 10–15 Agustus 2026.

Pemerintah Kabupaten Merangin menyambut langsung kedatangan tim. Staf Ahli III Hendri Widodo hadir mewakili Bupati Merangin M. Syukur. Ia didampingi General Manager Geopark Merangin Jambi Dr. Agus, S.Sos., M.Hum., serta Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Suherman.

Hendri Widodo menegaskan Pemerintah Kabupaten Merangin siap memberikan dukungan penuh selama proses evaluasi berlangsung.

“Pemerintah Kabupaten Merangin siap memfasilitasi dan mendukung penuh seluruh rangkaian proses revalidasi ini. Kami berharap potensi geologi, alam, dan budaya Merangin dapat terus diakui secara internasional,” ujar Hendri.

Tim evaluator UNESCO terdiri dari Prof. Dr. Yongmun Jeon dari Jeju Island UNESCO Global Geopark, Korea Selatan, dan Mr. Nicolas Klee dari Monts d'Ardèche UNESCO Global Geopark, Prancis.

Keduanya memiliki pengalaman dalam pengelolaan kawasan geopark dunia. Selama berada di Merangin, tim akan melihat langsung berbagai potensi sekaligus mengevaluasi pengelolaan kawasan yang menjadi bagian dari UGGp Merangin Jambi.

Setelah tiba di Bandara Muaro Bungo, rombongan langsung melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Merangin untuk mengikuti rangkaian agenda revalidasi.

Proses evaluasi akan mencakup empat aspek utama, yaitu geodiversity, biodiversity, cultural diversity, serta tata kelola kawasan.

Tim evaluator akan mengunjungi sejumlah geosite dan destinasi yang telah disiapkan. Beberapa di antaranya adalah Geosite Granitoid Tantan, Geosite Fosil Kayu Teluk Gedang, Geosite Fosil Daun Muaro Mengkaring, Goa Tiangko, Danau Pauh, dan Rumah Batik Srikandi Markeh.

Melalui kunjungan tersebut, evaluator akan melihat secara langsung bagaimana pemerintah daerah dan masyarakat mengelola potensi geologi, menjaga keanekaragaman hayati, melestarikan budaya, sekaligus mengembangkan kawasan untuk mendukung perekonomian masyarakat.

Selama menjalankan agenda revalidasi, tim evaluator mendapat pendampingan dari sejumlah pihak. Di antaranya Ir. Yunus Kusumahbrata, M.Sc., Ph.D. dari Komite Nasional Geopark Indonesia (KNGI), perwakilan Bappenas Jasmine Amelia Anjani dan Tienezya, serta perwakilan Kementerian Pariwisata RI, Jufri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....