Wabup Merangin Buka Pelatihan Membatik di Rumah Tuo, Angkat Warisan Budaya Lokal

  • 27 Apr 2026 22:56 WIB
  •  Sungaipenuh

RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Upaya melestarikan budaya lokal sekaligus mendorong ekonomi kreatif terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Merangin. Hal ini terlihat saat Wakil Bupati (Wabup) Merangin, H A Khafidh, mewakili Bupati H M Syukur, membuka secara resmi pelatihan membatik di Situs Budaya Perkampungan Tradisional Rumah Tuo Rantau Panjang, Senin 27 April 2026

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Merangin Hj Lavita Syukur, General Manager Badan Pengelola Geopark Merangin Jambi Agus Zainuddin, Asisten III Setda Merangin Hennizor, Kepala Bappeda Zainal Abidin, serta sejumlah pejabat lainnya.

Dalam sambutannya, Wabup menegaskan bahwa pelatihan membatik ini merupakan langkah konkret dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya daerah. Motif batik yang diangkat berasal dari ukiran khas Rumah Tuo yang sarat nilai sejarah dan filosofi.

“Ini adalah upaya nyata untuk menggali serta mengangkat nilai historis dan estetika dari ukiran tradisional Rumah Tuo yang menjadi identitas Kabupaten Merangin,” ujar Wabup.

Ia menjelaskan, Rumah Tuo Rantau Panjang bukan sekadar bangunan tua, melainkan simbol perjalanan peradaban masyarakat Merangin yang mengandung nilai adat dan kearifan lokal yang tinggi.

Melalui pelatihan ini, lanjutnya, motif-motif ukiran tersebut diolah menjadi karya batik yang tidak hanya memperkuat identitas budaya, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

“Langkah ini strategis, karena selain menjaga budaya, juga mendorong tumbuhnya sektor ekonomi kreatif,” tambahnya.

Menariknya, pelatihan ini melibatkan peserta dari berbagai kalangan usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Hal ini menunjukkan bahwa pelestarian budaya di Merangin dilakukan secara inklusif dan berkelanjutan.

Wabup juga menyinggung pentingnya peran masyarakat dalam menjaga warisan budaya, terutama dalam kaitannya dengan penilaian dari UNESCO.

“Masyarakat harus menjadi subjek utama dalam menjaga dan mengembangkan budaya. Ini menjadi salah satu poin penting dalam penilaian UNESCO,” jelasnya.

Di akhir sambutannya, Wabup menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut dan mengajak generasi muda untuk aktif berperan dalam pelestarian budaya daerah.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Kepada generasi muda, jadilah pelopor dalam menjaga dan mengembangkan budaya daerah kita,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....