BNPB Siapkan Sensor Banjir untuk Sungai Penuh, Empat Lokasi Jadi Prioritas
- 06 Agt 2026 13:43 WIB
- Sungaipenuh
RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Pemerintah Kota Sungai Penuh terus memperkuat upaya mitigasi bencana banjir. Dalam waktu dekat, pemerintah pusat akan menyalurkan bantuan alat sensor pendeteksi debit air yang akan dipasang di sejumlah kawasan rawan banjir sebagai bagian dari sistem peringatan dini.
Kehadiran teknologi tersebut diharapkan mampu mempercepat penyampaian informasi kepada masyarakat saat debit sungai mulai meningkat. Dengan demikian, warga memiliki waktu lebih banyak untuk mengantisipasi potensi banjir dan mengurangi risiko yang dapat ditimbulkan.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Sungai Penuh, Safrizal, mengatakan pemerintah merencanakan pemasangan sensor banjir di empat titik yang memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi.
Menurutnya, sensor akan bekerja secara otomatis selama 24 jam untuk memantau perubahan debit air sungai. Sistem tersebut akan mengirimkan informasi secara cepat sehingga petugas dapat segera menyampaikan peringatan kepada masyarakat.
"Sensor ini akan memantau perubahan debit air secara otomatis. Informasi yang dihasilkan dapat menjadi peringatan dini sehingga masyarakat memiliki waktu lebih banyak untuk mengantisipasi banjir," kata Safrizal.Rabu 5 Agustus 2026.
Safrizal menjelaskan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan menentukan lokasi pemasangan alat tersebut. Sebelum menetapkan titik pemasangan, BNPB akan mengkaji kondisi sungai, karakteristik wilayah, serta tingkat kerawanan banjir di Kota Sungai Penuh.
Hasil kajian itu akan menjadi dasar dalam memilih lokasi yang paling membutuhkan sistem pemantauan debit air secara real time. Langkah tersebut diharapkan membuat fungsi alat lebih efektif dalam mendukung penanganan bencana.
BPBD Kota Sungai Penuh menyambut baik bantuan dari pemerintah pusat tersebut. Kehadiran sensor banjir dinilai dapat memperkuat sistem peringatan dini sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi musim hujan.
Selain membantu petugas memantau kondisi sungai, alat itu juga akan mempercepat penyebaran informasi ketika debit air mengalami kenaikan. Masyarakat pun dapat mengambil langkah antisipasi lebih awal sebelum banjir meluas.
Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap penggunaan teknologi pemantauan debit air ini mampu memperkuat upaya pengurangan risiko bencana. Dengan sistem peringatan dini yang lebih cepat dan akurat, keselamatan masyarakat di kawasan rawan banjir dapat semakin terjaga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....