Ketahanan Pangan Jadi Andalan, Desa Tanah Abang Tampil Percaya Diri di Lomba Desa

  • 20 Jun 2026 05:34 WIB
  •  Sungaipenuh

RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Desa Tanah Abang, Kecamatan Pamenang, resmi menjalani penilaian Tim Lomba Desa Tingkat Provinsi Jambi tahun 2026 pada Kamis 19 Juni 2026.

Kunjungan ini menjadi momen penting bagi desa tersebut untuk menunjukkan berbagai potensi unggulan, terutama di sektor ketahanan pangan dan kekuatan swadaya masyarakat.

Kegiatan penilaian lapangan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Merangin, Zulhifni, yang mewakili Bupati Merangin M. Syukur, serta membacakan sambutan tertulis kepala daerah. Hadir pula Ketua Tim Penilai Lomba Desa Provinsi Jambi bersama rombongan, Kepala Dinas DP3AP2 Provinsi Jambi, jajaran OPD Kabupaten Merangin, TP-PKK, Camat Pamenang, perangkat desa, hingga tokoh agama, adat, dan pemuda setempat.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Sekda, ditegaskan bahwa Desa Tanah Abang merupakan hasil seleksi berjenjang mulai dari tingkat kecamatan hingga kabupaten sesuai ketentuan Permendagri Nomor 81 Tahun 2015 tentang evaluasi perkembangan desa dan kelurahan.

Tahun ini, lomba desa mengangkat tema “Desa dan Kelurahan Tangguh Pangan, Masyarakat Sejahtera Bersama Koperasi Desa Merah Putih”. Dalam konteks tersebut, Desa Tanah Abang dinilai mampu menghadirkan implementasi nyata di lapangan, khususnya dalam penguatan ketahanan pangan berbasis masyarakat.

Desa ini mengembangkan sektor peternakan ayam secara kolektif yang menjadi sumber protein sekaligus penopang ekonomi warga. Selain itu, terdapat pula lahan pertanian seperti jagung seluas satu hektare serta budidaya semangka yang dinilai menjanjikan berkat kondisi tanah yang subur dan siklus tanam yang relatif singkat.

“Desa Tanah Abang memiliki potensi yang dikelola secara gotong royong oleh masyarakat, mulai dari peternakan ayam, pertanian jagung, hingga budidaya semangka yang berkembang baik,” ujar Sekda Zulhifni.

Selain sektor ekonomi, kekuatan utama Desa Tanah Abang juga terletak pada semangat kebersamaan warganya. Budaya gotong royong masih sangat kuat dan menjadi fondasi dalam pembangunan desa.

Berbagai fasilitas publik berhasil dibangun secara swadaya oleh masyarakat, seperti lapangan voli, sistem drainase, hingga pengerasan jalan setapak untuk mendukung aktivitas ekonomi warga. Hal ini menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian lomba desa tahun ini.

Tim penilai menyoroti bahwa partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam mendorong kemandirian desa. Desa Tanah Abang dinilai mampu menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga dapat tumbuh melalui inisiatif dan kebersamaan warga.

Dengan berbagai potensi tersebut, Desa Tanah Abang kini menanti hasil akhir penilaian sebagai salah satu kandidat desa terbaik di Provinsi Jambi tahun 2026.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....