PAD Pasar Sungai Penuh Masih Rendah,Penataan Pasar Jadi Langkah Perbaikan
- 16 Jun 2026 18:13 WIB
- Sungaipenuh
RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Sungai Penuh dari sektor pelayanan pasar pada tahun 2026 masih tergolong rendah. Kondisi ini terjadi karena adanya kebijakan penggratisan retribusi bagi pedagang serta proses renovasi Pasar Sungai Penuh yang masih berlangsung.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Sungai Penuh, Jumadil, mengatakan dari target PAD sebesar Rp1,7 miliar, saat ini baru terealisasi sekitar 8 persen.
Ia menjelaskan, dalam hampir empat bulan terakhir, pemungutan retribusi belum dilakukan secara optimal karena pedagang masih digratiskan dan kondisi pasar yang sedang direnovasi.
“Untuk target PAD tahun 2026 sebesar Rp1,7 miliar, saat ini baru terealisasi sekitar 8 persen. Hal ini karena hampir empat bulan terakhir tidak dilakukan pemungutan retribusi, ditambah kondisi pasar yang sedang direnovasi sehingga pedagang belum dikenakan retribusi,” ujar Jumadil.Senin 15 Juni 2026
Meski demikian, Disperindag Kota Sungai Penuh berupaya meningkatkan kembali PAD melalui sejumlah langkah, seperti pemanfaatan kios kosong di lantai dua dan tiga Pasar Tanjung Bajure serta penataan pedagang di kawasan depan Tugu 17.
Jumadil menambahkan, sebelum penarikan retribusi dilakukan kembali, pihaknya akan melakukan penataan kawasan agar lebih tertib. Pedagang kaki lima di area Tugu 17 nantinya akan diatur agar hanya berjualan pada sore hari.
Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan daerah sekaligus menciptakan kawasan pasar yang lebih rapi dan tertata.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....