Pasca Lebaran, Wabup Merangin Temukan ASN Terlambat hingga Juru Penyelamat

  • 26 Mar 2026 23:57 WIB
  •  Sungaipenuh

RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Pemerintah Kabupaten Merangin melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah unit pelayanan masyarakat pasca libur Hari Raya Idul Fitri, Rabu 25 Maret 2026. Sidak dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Merangin, A. Khafidh.

Dalam sidak tersebut, Wabup menemukan masih adanya aparatur sipil negara (ASN) yang tidak hadir, bahkan beberapa di antaranya datang terlambat. Fenomena menarik pun terjadi di hampir setiap instansi yang dikunjungi, yakni munculnya “juru penyelamat”.

Istilah itu merujuk pada ASN yang hadir dan berusaha “menyelamatkan” rekan-rekannya dengan memberikan alasan atas ketidakhadiran atau keterlambatan.

“Ini ASN yang lain ke mana? Kok banyak yang tidak hadir,” tanya A. Khafidh saat sidak.

Jawaban yang muncul pun beragam, mulai dari alasan masih dalam perjalanan hingga sedang keluar untuk mengisi bahan bakar. Namun tak lama kemudian, ASN yang dimaksud tiba di lokasi dan langsung menghadap Wabup.

“Ibuk baru datang ya?” tanya Wabup.

“Iya pak,” jawab ASN tersebut singkat.

Situasi tersebut pun memicu gelak tawa. Wabup menanggapi dengan santai namun tetap menyampaikan pesan tegas.

“Nah ini, selalu ada juru penyelamat. Tadi katanya sudah masuk lalu ngisi minyak. Ternyata memang belum datang. Terlambat ya, buk?” ujarnya, yang dijawab dengan anggukan sambil tersipu.

Dalam kegiatan itu, Wabup didampingi sejumlah pejabat, di antaranya Kadis Kominfo Ahmad Khoiruddin, Kepala BKPSDMD Ferdi Firdaus, Kadinkes Iwan Kurniawan, serta Irban Inspektorat Junaidi. Mereka menyambangi lima unit pelayanan, yakni RSD Kolonel Abundjani, Puskesmas Pematang Kandis, Puskesmas Bangko, Dinas Dukcapil, dan PDAM Tirta Merangin.

Sidak dilakukan untuk memastikan kesiapan ASN dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama di sektor kesehatan, administrasi kependudukan, dan layanan air bersih.

“Sidak ini untuk memastikan ASN sudah siap melayani masyarakat. Alhamdulillah, tingkat kehadiran cukup baik dan pelayanan sudah berjalan,” ujar Wabup.

Sementara itu, Kepala BKPSDMD Ferdi Firdaus menjelaskan bahwa sistem kerja ASN saat ini terbagi antara Work From Anywhere (WFA) dan Work From Office (WFO), sesuai surat perintah tugas dari masing-masing instansi.

“Bagi ASN yang dijadwalkan WFO namun tidak hadir, akan diberikan teguran oleh kepala dinas dan dilaporkan ke BKPSDMD,” tegasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....