MBG Jadi Motor Ekonomi, Rp57 Miliar Mengalir ke Merangin Tiap Bulan

  • 19 Mar 2026 23:42 WIB
  •  Sungaipenuh

RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Bupati Merangin, M. Syukur, mengungkapkan besarnya potensi ekonomi dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah pusat. Ia menyebut, perputaran uang dari program tersebut di Kabupaten Merangin diperkirakan mencapai Rp57 miliar setiap bulan.

Pernyataan itu disampaikan saat Bupati menghadiri acara buka puasa bersama ratusan kepala desa, anggota BPD, dan pimpinan organisasi kepemudaan di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Selasa 17 Maret 2026.

Menurutnya, program MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi bagi para siswa, tetapi juga berpotensi menjadi penggerak ekonomi masyarakat, khususnya di tingkat desa.

“Satu unit MBG itu per bulan sekitar satu miliar rupiah. Jika ada 57 titik di Merangin, maka uang yang beredar mencapai Rp57 miliar setiap bulan. Sekitar 63 persen di antaranya dibelanjakan langsung ke masyarakat,” ujar M. Syukur.

Ia menjelaskan, anggaran tersebut akan mengalir melalui rantai pasok bahan pangan, mulai dari telur, daging, ikan, sayur hingga buah-buahan. Karena itu, pemerintah daerah menekankan agar seluruh kebutuhan tersebut dipenuhi oleh petani dan peternak lokal.

Bupati juga mengingatkan agar tidak terjadi ketergantungan pasokan dari luar daerah. Menurutnya, masyarakat Merangin harus menjadi pelaku utama dalam program ini, bukan sekadar penonton.

“Jika desa mampu mengembangkan peternakan ayam, perikanan, dan pertanian sayur, maka kebutuhan MBG bisa dipenuhi dari desa sendiri. Ini akan menciptakan perputaran ekonomi yang nyata di tengah masyarakat,” tegasnya.

Sebagai langkah strategis, Pemerintah Kabupaten Merangin kini mendorong penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bersama agar dapat berperan sebagai pengelola distribusi dan suplai bahan pangan program MBG.

“Ini adalah peluang besar bagi desa untuk berkembang secara mandiri. Kita dorong BUMDes Bersama agar menjadi motor penggerak ekonomi desa,” pungkasnya.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....