Bupati Merangin Ajak Warga Jaga Ketahanan Pangan dari Sawah
- 12 Mar 2026 04:13 WIB
- Sungaipenuh
RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Bupati Merangin H. M. Syukur mengajak masyarakat untuk kembali mengolah sawah guna menjaga tradisi sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. Ajakan tersebut disampaikan saat Safari Ramadhan di Masjid Baiturrahman, Desa Tanjung Mudo, Kecamatan Pangkalan Jambu, Selasa malam 10 Maret 2026.
Dalam sambutannya, bupati menegaskan bahwa Kecamatan Pangkalan Jambu dan Sungai Manau sejak dahulu dikenal sebagai daerah penghasil beras dan penopang ketahanan pangan di Kabupaten Merangin.
“Jadi tolong sawah-sawah kita yang sempat hilang dirapikan lagi. Mari bersama-sama kita turun ke sawah menanam padi, sehingga kita tidak menghilangkan sejarah daerah kita sebagai penghasil beras,” ujar Bupati.
Menurutnya, secara turun-temurun masyarakat di wilayah tersebut menggantungkan perekonomian keluarga dari sektor persawahan. Bahkan, kebutuhan beras masyarakat setempat selama ini tercukupi dari hasil sawah yang mereka kelola.
“Keluarga saya dari saya kecil dulu sampai sekarang ini tidak pernah membeli beras. Kebutuhan beras dari sawah yang ada, sehingga warga di sini sangat aman untuk ketahanan pangan,” terang bupati.
Untuk mendukung program tersebut, pemerintah daerah melalui sektor pertanian akan membantu penyediaan bibit padi dan pupuk bagi para petani. Selain itu, peralatan pertanian juga akan disalurkan secara bertahap melalui program bantuan pertanian.
Bupati juga memastikan bahwa hasil panen petani tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan keluarga, tetapi juga dapat dijual. Ia menyebutkan, Bulog Merangin siap menampung hasil panen petani.
“Bulog Merangin siap menampung berapapun hasil panen petani,” jelasnya.
Melalui upaya ini, Bupati berharap masyarakat kembali aktif mengelola lahan persawahan sehingga tradisi sebagai daerah penghasil beras tetap terjaga dan ketahanan pangan di Merangin semakin kuat.