Sidak Takjil Ramadan di Bangko, 22 Sampel Dinyatakan Aman

  • 12 Mar 2026 01:06 WIB
  •  Sungaipenuh

RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Pemerintah Kabupaten Merangin bersama Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Muara Bungo melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap jajanan berbuka puasa di Pasar Bedug Bangko, Rabu 11 Maret 2026.

Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan makanan takjil yang dijual kepada masyarakat aman dikonsumsi selama bulan suci Ramadan.

Dalam sidak tersebut, Bupati Merangin M. Syukur yang diwakili oleh Pelaksana Tugas (Plt) Asisten II Setda Merangin, Siahaan, turut mendampingi Kepala BPOM Muara Bungo, Pernanda Sapryanoki. Kegiatan ini juga melibatkan berbagai instansi terkait seperti Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan, Bappeda, Satpol PP, Polres Merangin, hingga Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

Tim gabungan melakukan pengambilan sampel terhadap 22 jenis takjil yang banyak diminati masyarakat, di antaranya gorengan, es cendol, hingga aneka kudapan berbahan mie. Sampel tersebut langsung diuji di lokasi menggunakan mobil laboratorium keliling milik BPOM.

Kepala BPOM Muara Bungo, Pernanda Sapryanoki, menjelaskan bahwa seluruh sampel yang diambil telah melalui uji cepat atau rapid test guna mendeteksi kemungkinan adanya bahan berbahaya dalam makanan.

“Kami telah mengambil sekitar 22 sampel takjil yang dijual di Pasar Bedug. Pengujian dilakukan untuk mendeteksi kandungan boraks, formalin, serta pewarna tekstil seperti Rhodamin B dan Methanyl Yellow. Hasilnya, seluruh sampel dinyatakan negatif dari bahan berbahaya,” ujarnya di sela kegiatan.

Meski hasil pengujian menunjukkan makanan yang dijual aman dikonsumsi, BPOM tetap mengimbau masyarakat dan para pedagang untuk terus menjaga kualitas serta keamanan pangan. Sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dinilai penting dalam menjaga peredaran makanan yang sehat.

Plt Asisten II Setda Merangin, Siahaan, juga menyampaikan apresiasi kepada BPOM atas langkah pengawasan yang dilakukan. Ia menilai kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama dalam melindungi masyarakat, khususnya selama Ramadan.

“Kami mewakili Bapak Bupati mengucapkan terima kasih kepada BPOM yang telah melakukan pengawasan langsung. Kehadiran berbagai instansi hari ini merupakan wujud tanggung jawab bersama untuk memastikan makanan yang dikonsumsi masyarakat benar-benar aman,” katanya.

Siahaan menegaskan, pengawasan terhadap pangan tidak hanya dilakukan di Pasar Bedug Bangko. Pemerintah daerah bersama BPOM akan terus melakukan pemantauan secara berkala di berbagai lokasi selama Ramadan hingga menjelang Idul Fitri.

Dengan hasil pemeriksaan yang menunjukkan kondisi aman, masyarakat diharapkan dapat lebih tenang dalam membeli dan mengonsumsi takjil di Pasar Bedug Bangko. Namun demikian, pengawasan dan edukasi kepada pedagang akan terus dilakukan agar kualitas pangan tetap terjaga.

Rekomendasi Berita