LPM IAIN Kerinci Ambil Bagian dalam Mentoring SPMI PTKIN Se-Indonesia
- 28 Feb 2026 22:59 WIB
- Sungaipenuh
RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Kerinci berpartisipasi dalam kegiatan Mentoring Penyusunan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang digelar oleh Presidium LPM PTKIN Se-Indonesia pada Sabtu, 28 Februari 2026.
Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui Zoom ini menjadi bagian dari upaya kolektif perguruan tinggi dalam menyesuaikan sistem mutu dengan regulasi terbaru.
Mentoring tersebut diselenggarakan sebagai respons atas terbitnya Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi. Regulasi ini mendorong perguruan tinggi untuk melakukan pembaruan menyeluruh terhadap dokumen, standar, dan mekanisme pelaksanaan SPMI agar lebih terstruktur, adaptif, dan akuntabel.
Dalam forum itu, peserta mendapatkan pendampingan teknis terkait strategi pemutakhiran perangkat mutu, mulai dari penyesuaian kebijakan dan standar, penguatan evaluasi diri, hingga optimalisasi penerapan siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan). Pendekatan ini dinilai krusial untuk memastikan sistem penjaminan mutu berjalan secara berkelanjutan dan terukur.
Ketua LPM IAIN Kerinci, Dr. M. Nurzen, M.Pd., menegaskan bahwa kegiatan mentoring ini menjadi ruang refleksi sekaligus akselerasi perbaikan tata kelola mutu di lingkungan kampus.
“Momentum ini penting bagi kami untuk memastikan SPMI tidak hanya memenuhi regulasi, tetapi juga benar-benar menjadi instrumen peningkatan kualitas yang berbasis data dan terdokumentasi dengan baik,” ungkapnya.
Ia menambahkan, implementasi siklus PPEPP harus dilakukan secara konsisten agar budaya mutu tidak berhenti pada tataran administratif, melainkan menjadi praktik nyata dalam setiap proses akademik dan nonakademik.
Kegiatan mentoring ini diikuti oleh sejumlah Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), antara lain UIN Salatiga, IAIN Datuk Laksamana Bengkalis, dan STAIN Majene. Kolaborasi ini memperkuat sinergi antar-PTKIN dalam membangun sistem penjaminan mutu yang selaras dengan standar nasional pendidikan tinggi.
Melalui keikutsertaan aktif dalam mentoring nasional tersebut, IAIN Kerinci menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembenahan sistem mutu secara sistematis, sekaligus memperkuat budaya akademik yang unggul dan responsif terhadap dinamika kebijakan pendidikan tinggi di Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....