Festival Budaya Napak Sire, Gubernur: Angkat Derajat Pariwisata Babel

  • 22 Mei 2026 18:29 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Belitung - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani resmi membuka Festival Budaya Napak Sire Belitung 2026 di Pantai Tanjung Pendam, Kabupaten Belitung, Jumat 22 Mei 2026.

Festival budaya yang mengusung konsep “Menjalin Silaturahmi dengan 1000 Lembar Daun Sirih” tersebut masuk dalam daftar Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 dan menjadi salah satu agenda nasional yang mewakili Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Dalam sambutannya, Hidayat mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Belitung yang dinilai terus berupaya mengangkat sektor pariwisata daerah melalui kegiatan budaya.

Gubernur Babel saat pidato di Festival Budaya Napak Sire. (Foto : RRI)

"Sekapur Sirih ini memang menjadi kebanggaan masyarakat Kepulauan Bangka Belitung. Kami mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Belitung, khususnya Bupati Belitung, yang terus mengangkat derajat pariwisata daerah melalui kegiatan budaya seperti Sekapur Sirih ini," katanya.

Menurut Hidayat, perkembangan sektor pariwisata Belitung mulai menunjukkan peningkatan, termasuk dengan kembali tersedianya penerbangan internasional dengan tingkat keterisian penumpang mencapai sekitar 80 persen.

"Dari sisi peningkatan sektor pariwisata, saat ini perkembangan sudah mulai terlihat. Penerbangan internasional juga sudah kembali tersedia dengan tingkat keterisian penumpang mencapai sekitar 80 persen," ujarnya.

Rangkaian festival saat pengunjung mencoba untuk nyire. (Foto : RRI)

Ia juga mengajak seluruh pihak mendukung target pemecahan rekor MURI seribu nyireh yang menjadi bagian dari rangkaian Festival Budaya Napak Sire Belitung 2026.

"Terkait target rekor MURI seribu nyireh, tentu ini harus kita dukung bersama karena kegiatan ini juga telah masuk dalam agenda nasional," ucapnya.

Sementara itu, Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat menilai Festival Budaya Napak Sire Belitung 2026 dapat menjadi pemicu kebangkitan sektor pariwisata melalui penguatan budaya lokal.

"Festival budaya Sekapur Sirih ini memang mendapat perhatian dari pemerintah pusat sebagai bagian dari upaya membangkitkan kembali kebudayaan daerah. Kegiatan ini juga menjadi salah satu trigger untuk mendukung sektor pariwisata," katanya.

Tamu undangan saat mencoba nyire. (Foto : RRI)

Di sisi lain, warga Belitung, Ardiansyah menilai kegiatan budaya seperti Festival Budaya Napak Sire dapat mendorong kebangkitan sektor pariwisata Belitung.

"Ya kita harapkan Pemerintah Kabupaten Belitung juga jangan terlena, karena kalau bisa perhatian pemerintah pusat itu terus dijaga agar Belitung bisa kembali mendapatkan multi efek dari kegiatan-kegiatan khususnya dari sektor pariwisata," ujarnya.

Menurut Ardiansyah, berkembangnya sektor pariwisata diyakini dapat berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat serta kemajuan daerah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....