Harmoni Ilmu Pengetahuan dan Spiritualisme di Lingkungan Sekolah

  • 07 Feb 2026 14:17 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Belitung - Sekolah dan musala, keduanya saling melengkapi dalam membentuk anak didik menjadi pribadi yang seimbang. Musala yang refresentatif di sekolah, dipandang kalangan pendidik dan elemen masyarakat penting keberadaannya itu.

Sekolah memberikan pendidikan formal akademis dan keterampilan anak-anak didik. Begitupun dalam proses belajar mengajar di sekolah akan membentuk karakter dan moralserta mengembangkan potensi siswa.

Dalam hal keberadaan musala di sekolah, akan membimbing spiritual dan keagamaan bagi anak-anak didik. Keberadaannya diharapkan pula meningkatkan kesadaran beribadah sertamenanamkan nilai-nilai agama dan akhlak.

“Sarana ibadah ini diharapkan menjadi pusat kegiatan keagamaan dan pembinaan karakter siswa, sekaligus memperkuat harmoni antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai spiritual,” kata Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani.

Hal itu dikatakan Gubernur Hidayat, ketika peletakan batu pertama pembangunan Sarana Ibadah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Belitung, Jumat, 6 Februari 2026.

Tidak sekadar peletakan batu pertama, Hidayat Arsani akan membantu pengadaan bahan-bahan material berupa semen, besi, keramik, hingga atap masjid. Dia pun berjanji akan kembali meninjau pembangunan musala di sekolah MAN itu.

Gubernur Hidayat Arsani mengajak semua pihak di lingkungan sekolah untuk mendukung pembangunan musala itu. Seluruh elemen pemerintah daerah, pihak madrasah, orang tua, dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat sarana ibadah tersebut agar dapat berfungsi optimal.

Kepala MAN 1 Belitung Banyamin mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta dukungan Gubernur Babel terhadap pembangunan sarana ibadah di lingkungan madrasah. 

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Bapak Gubernur Hidayat Arsani serta bantuan yang diberikan. Ini menjadi motivasi besar bagi kami dan seluruh civitas MAN 1 Belitung,” kata Banyamin.

Ia berharap, keberadaan sarana ibadah ini mampu menumbuhkan ketakwaan kepada Allah Swt., serta membimbing peserta didik untuk mengamalkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat. 

(Sumber: Rilis Vera/Dini - Biro Adpim Babel)


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....