Disnakerperindag Bangka Telusuri Penyebab Kelangkaan
- 06 Okt 2026 12:59 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Perdagangan (Disnakerperindag) Kabupaten Bangka akan menelusuri penyebab kenaikan harga beras dan kelangkaan beras karung 5 kilogram di pasaran.
Kondisi ini terjadi seiring dengan sulitnya masyarakat menemukan sejumlah merek beras kemasan tersebut dan terjadinya kenaikan harga beras di pasaran.
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Perdagangan (Disnakerperindag) Kabupaten Bangka, Ismir Rahmaddinianto, mengatakan berdasarkan informasi yang diperoleh dari distributor besar, saat ini memang tidak terdapat stok beras kemasan 5 kilogram. Namun, pihaknya belum mengetahui secara pasti penyebab kondisi itu.
"Kalau dari distributor besar memang tidak ada stok. Kalau hal lain kami belum mendapat informasi," ujar Ismir kepada RRI, Selasa 6 Oktober 2026.
Ia mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan di Pasar Kite Sungailiat, beras kemasan 5 kilogram masih tersedia, tetapi jumlahnya terbatas.
Salah satu yang masih ditemukan yakni beras merek 118 dengan harga sekitar Rp84 ribu per karung. Sementara beberapa merek lainnya sudah tidak ditemukan di pasaran.
"Sudah lebih dua minggu kalau yang kemasan 5 kilogram kurang ada di pasaran," katanya.
Ismir menjelaskan, berdasarkan informasi sementara, sejumlah distributor tidak menerima pasokan beras kemasan 5 kilogram. Karena itu, Disnakerperindag Bangka masih berupaya mencari tahu penyebab beras tersebut tidak masuk ke pasaran.
"Kami masih menelusuri kenapa beras-beras tidak masuk ke pasaran," ujarnya.
Konsumen pasar Fitri mendukung adanya penelusuran dilakukan Disnakerperindag Bangka berkaitan dengan kelangkaan stok beras karung kecil ini.
“Kita khawatir juga adanya penimbunan di gudang – gudang beras, karena berasnya ada, tapi sedikit sedikit, harga pun naik,” katanya.
Dengan kenaikan harga ini, tentu sedikit memberatkan warga dalam memenuhi kebutuhan sehari hari, terutama beras yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....