Kebakaran Toko Kelontong di Jurung Kerugian Ditaksir Rp30 Juta
- 01 Sep 2026 20:45 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Merawang - Sebuah toko kelontong di Desa Jurung, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka yang terbakar akibat membakar sampah mengalami kerugian kurang lebih Rp30 juta, Selasa 1 September 2026.
Kerugian berasal dari sebagian bangunan serta barang-barang di dalam toko yang terbakar.
Plt. Kasatpol PP Kabupaten Bangka, Achmad Suherman, mengatakan saat petugas tiba, sejumlah warga juga telah membantu memadamkan kobaran api yang membakar toko tersebut.
"Penyebab kebakaran dikarenakan anak yang punya toko membakar sampah di samping toko tersebut. Api membesar dan membakar toko," kata Suherman.
Dikatakan Suherman, toko tidak memiliki alat pemadam api ringan (APAR), padahal keberadaan APAR penting sebagai langkah awal untuk menangani api sebelum membesar.
"Toko ini tidak memiliki APAR (alat pemadam api ringan) sehingga ketika api membesar, bingung. Ini sebenarnya wajib untuk memiliki APAR," katanya.
Suherman kembali mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membakar sampah maupun lahan, khususnya saat kondisi cuaca panas dan musim kemarau.
"Kami sudah berkali-kali mengingatkan masyarakat jangan bakar sampah, jangan buang puntung rokok sembarangan, jangan bakar lahan. Saat ini cuaca kemarau jadi api cepat membesar," tegasnya.
Ia meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dan menghindari aktivitas yang dapat memicu api, terutama di sekitar bangunan maupun permukiman.
Warga Yenti bersyukur tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran di toko Desa Jurung.
“Yang terpenting tidak ada korban jiwa, terutama anak – anak maupun pemilik toko," ucap Yenti.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....