Lapas Pangkalpinang Gandeng Disnaker Jajaki TOT Perkuat Kompetensi Warga Binaan

  • 01 Okt 2026 15:49 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Pangkalpinang - Meningkatkan kompetensi serta membuka peluang pengembangan keterampilan yang bernilai ekonomi, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pangkalpinang gandeng ke Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Pangkalpinang.

Kepala Lapas Pangkalpinang, Febie Dwi Hartanto, mengatakan pertemuan tersebut menjadi momentum silaturahmi sekaligus membahas peluang kerja sama dalam penyelenggaraan pelatihan yang dapat mendukung peningkatan keterampilan petugas dan Warga Binaan.

"Membahas rencana TOT bersama Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), termasuk pelatihan pengolahan nanas menjadi Dodol Lalatu untuk mendukung pengembangan keterampilan sekaligus rumah produksi olahan nanas di Kelurahan Tuatunu sebagai bagian dari program Kelurahan Binaan Lapas Pangkalpinang," ujarnya, Kamis 1 Oktober 2026.

Febie menyampaikan penjajakan dengan Disnaker merupakan upaya memperkuat pembinaan kemandirian agar lebih terarah dan berkelanjutan.

“Kami ingin keterampilan yang diperoleh Warga Binaan tidak berhenti pada pelatihan, tetapi dapat diterapkan dan dikembangkan. Karena itu, sinergi dengan Disnaker dan LPK penting agar pelatihan sesuai kebutuhan dan memiliki standar kompetensi,” katanya.

Menurutnya, keterlibatan petugas dalam pelatihan juga menjadi bagian penting agar program pembinaan dapat terus berjalan dan dikembangkan di lingkungan Lapas.

Sementara itu, Kepala Disnaker Kota Pangkalpinang, Amrah Sakti, menyampaikan bahwa pelatihan dapat melibatkan LPK, baik secara mandiri maupun melalui kerja sama dengan Disnaker, sesuai kebutuhan peserta dan program yang disepakati.

“Pelatihan dapat dilaksanakan melalui LPK, baik mandiri maupun bersama Disnaker. Yang terpenting, materi disesuaikan dengan kebutuhan peserta agar memberikan manfaat nyata,” ucap Amrah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....