Perkuat Kemandirian WBP, Lapas Tanjungpandan Jajaki Kerja Sama dengan Cabdin ESDM
- 02 Sep 2026 17:49 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Belitung - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjungpandan akan menjajaki kerja sama dengan Cabang Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Wilayah Belitung untuk memperkuat program pembinaan kemandirian Warga Binaan.
Melalui kegiatan pembibitan tanaman, Warga Binaan berpeluang menghasilkan bibit yang nantinya dapat dipasarkan kepada pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) untuk kebutuhan reklamasi lahan.
Kepala Lapas Kelas IIB Tanjungpandan, Muhammad Rolan mengatakan, penjajakan kerja sama tersebut merupakan upaya untuk mengembangkan kegiatan pembinaan yang tidak hanya memberikan keterampilan, tetapi juga memiliki peluang ekonomi bagi Warga Binaan.
"Pembinaan kemandirian harus terus dikembangkan agar Warga Binaan memiliki keterampilan yang bisa menjadi bekal setelah kembali ke masyarakat. Salah satu peluang yang kami lihat adalah kegiatan pembibitan tanaman yang hasilnya dapat dimanfaatkan dan memiliki nilai ekonomi," ujar Muhammad Rolan, Rabu 2 September 2026.

Menurutnya, Lapas Tanjungpandan melihat adanya peluang untuk mengembangkan pembibitan tanaman sebagai kegiatan produktif bagi Warga Binaan. Bibit yang dihasilkan nantinya dapat memenuhi kebutuhan tanaman untuk kegiatan reklamasi lahan.
Muhammad Rolan mengatakan, pihaknya menjajaki peran Cabang Dinas ESDM Wilayah Belitung untuk membantu membuka akses pemasaran hasil pembibitan kepada pemegang IUP yang membutuhkan bibit tanaman untuk kegiatan reklamasi.
"Kami berharap melalui sinergi dengan ESDM, hasil pembibitan Warga Binaan nantinya bisa memiliki akses pasar, khususnya untuk kebutuhan reklamasi. Jadi ada keterampilan yang diberikan, ada kegiatan produktif, dan hasilnya juga memiliki nilai ekonomi," katanya.
Ia menambahkan, rencana tersebut masih dalam tahap penjajakan dan perlu dikoordinasikan lebih lanjut bersama pihak terkait.
Sementara itu, Kepala Cabang Dinas ESDM Wilayah Belitung, Martoni mengatakan, pihaknya menyambut baik penjajakan kerja sama tersebut dan melihat peluang untuk menghubungkan hasil pembibitan Warga Binaan dengan kebutuhan reklamasi oleh pemegang IUP.
"Pada prinsipnya kami menyambut baik peluang kerja sama ini. Kami akan melihat bagaimana hasil pembibitan dari Warga Binaan nantinya dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan reklamasi oleh pemegang IUP," kata Martoni usai menerima audiensi Kalapas Tanjungpandan di ruang kerjanya, Rabu, 2 September 2026.

Martoni mengatakan, pihaknya akan mengoordinasikan rencana tersebut lebih lanjut dengan pimpinan dan pihak terkait, termasuk mekanisme pemanfaatan bibit hasil pembinaan Warga Binaan.
Menurutnya, apabila peluang tersebut dapat direalisasikan, kerja sama ini dapat memberikan manfaat bagi kedua pihak. Lapas dapat mengembangkan pembinaan kemandirian, sementara kebutuhan bibit untuk kegiatan reklamasi juga dapat didukung melalui hasil pembibitan Warga Binaan.
"Kami juga siap mendukung program pembinaan kemandirian di Lapas Tanjungpandan. Tentu nanti mekanismenya akan dibahas bersama agar pelaksanaannya sesuai dengan ketentuan dan kewenangan masing-masing," katanya.
Penjajakan kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya mengembangkan kegiatan pembinaan kemandirian yang menghubungkan keterampilan Warga Binaan dengan kebutuhan penghijauan dan reklamasi lahan pertambangan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....