75 Relawan Pasukan Anti Karhutla di Babel Dikukuhkan Danrem 045/Gaya
- 18 Sep 2026 11:39 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Pangkalpinang- Komandan Korem (Danrem) 045/Garuda Jaya, Brigjen TNI Nur Wahyudi, mengukuhkan 75 orang relawan Pasukan Anti Karhutla (PAKAR) di Makodim 0413/Bangka, Jumat 18 September 2026.
Para relawan yang berasal dari tiap kabupaten di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini dibentuk untuk memperkuat upaya pencegahan dan deteksi dini karhutla.
Danrem mengatakan, pembentukan Pakar merupakan langkah proaktif mengingat potensi musim kemarau diprediksi berlangsung hingga November mendatang.
"Prinsipnya pencegahan itu lebih baik daripada penanggulangan. Relawan Pakar ini bertugas menginformasikan dan mendeteksi dini jika ada titik api kecil atau ada aktivitas warga yang membakar lahan. Jika tidak bisa ditangani langsung oleh Pakar, informasi tersebut langsung diteruskan ke aparat gabungan baik TNI, Polri, Pemda, BPBD, maupun Basarnas," ujar Nur.
Ia menambahkan, meski terpantau ada ratusan titik panas (hotspot), kondisi karhutla di Bangka Belitung relatif masih terkendali dan berada di level siaga dua. Kebakaran yang terjadi umumnya berskala kecil dengan luasan berkisar 0,5 hingga 1,5 hektar. Meski demikian, sekecil apa pun api tetap berpotensi meluas jika dibiarkan tanpa penanganan cepat.
Ia mengimbau masyarakat untuk menjaga lingkungan dan tidak membuka lahan dengan cara membakar. "Buka lahan harus sesuai prosedur, jangan membakar karena sangat membahayakan," ucapnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Harian BPBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Agus Afandi, menyambut baik hadirnya Satgas Pakar. Menurutnya, relawan ini akan sangat membantu pemerintah daerah hingga tingkat desa dalam mengedukasi warga dan menangani pemicu kebakaran sejak awal.
"Harapan kami relawan ini bisa mencegah kebakaran di tingkat desa dan memberi edukasi ke masyarakat. Begitu melihat api kecil, langsung dipadamkan, jangan menunggu besar baru meminta bantuan," kata Agus.
Berdasarkan catatan BPBD sejak Januari hingga 16 September, terdata sebanyak 780 titik kebakaran di Bangka Belitung dengan total luas area terbakar mencapai sekitar 1.700 hektar. Pada puncak kemarau, kemunculan titik kebakaran bahkan sempat menyentuh angka 300 titik dalam sehari.
“Meski sebaran lokasinya cukup banyak dan menguras tenaga petugas di lapangan, seluruh titik api berhasil diatasi karena luas area per kejadian tergolong relatif kecil,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....