Mahasiswa Babel Desak Polda Kawal Isu Tambang, Agraria, Kekerasan Perempuan & Anak
- 15 Sep 2026 17:17 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Pangkalpinang- Tidak hanya soal tambang timah ilegal, mahasiswa di Bangka Belitung juga mendesak Polda mengawal isu agraria, kesehatan, hingga kekerasan perempuan dan anak.
Desakan itu disampaikan Korda BEM Babel, Bintang Pratama dalam dialog Hari Demokrasi Internasional di Kebun Atok Kulop, Kemuja, Selasa, 15 September 2026.
Bintang menyebut forum dialog kamtibmas ini tidak boleh hanya seremonial. Ia mencatat ada sejumlah keresahan masyarakat yang dibawa mahasiswa.
“Ada beberapa isu keresahan yang perlu perhatian. Mulai dari agraria, kesehatan, kekerasan perempuan dan anak hingga pertambangan,” ujar Bintang.
Ia berharap aspirasi tidak berhenti di forum saja.
“Harapannya masukan kita ditindaklanjuti oleh Polda dan diteruskan ke Forkopimda. Kami juga berharap aspirasi kami tidak hanya sampai di sini, tidak hanya hari ini tapi bisa dibawa sampai ke pihak yang terkait,” katanya.
Bintang menegaskan dialog harus berkelanjutan.
“Kami berharap untuk diskusi ini terus berlanjut dan kedepannya masih ada terus, jangan cuma untuk hari ini saja. Karena kami butuh barisan dari Polda untuk mendukung kami sebagai aliansi BEM Babel se-Bangka Belitung,” ujarnya.
Menanggapi hal itu, Kapolda Babel Irjen Pol. Viktor T. Sihombing, mengakui kritik mahasiswa adalah cerminan kondisi nyata di masyarakat.
“Mahasiswa memperjuangkan apa yang ada di tengah masyarakat. Banyak persoalan saat ini yang perlu diketahui oleh Polda,” kata Viktor.
Viktor menyebut masukan mahasiswa akan ditindaklanjuti jajarannya.
“Masukan-masukan konstruktif yang telah disampaikan akan saya instruksikan kepada seluruh jajaran agar dapat ditindaklanjuti,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....