Karhutla di Pangkalpinang Meningkat, Polresta Akan Bentuk Tim Khusus

  • 09 Sep 2026 05:17 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Pangkalpinang - Polresta Pangkalpinang akan membentuk tim khusus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah hukumnya.

Hal itu mengingat tingginya angka karhutla di Pangkalpinang, sehingga diperlukan langkah cepat dan terkoordinasi untuk mencegah api meluas.

Kapolresta Pangkalpinang Kombes Pol Indra Wijatmiko mengatakan tim khusus tersebut nantinya disiagakan untuk membantu jajaran polsek dalam menangani sekaligus mencegah karhutla.

"Sebanyak 20 personel akan disiagakan untuk membantu penanganan karhutla bersama jajaran polsek dan petugas pemadam kebakaran (Damkar)," ujarnya, Selasa 8 September 2026.

Menurutnya, kesiapsiagaan seluruh jajaran menjadi hal penting, terutama ketika terjadi kebakaran di kawasan yang berdekatan dengan permukiman masyarakat.

“Setiap jajaran polsek, khususnya Bhabinkamtibmas, harus ikut berperan dalam menangani permasalahan karhutla. Nanti 20 personel Polresta dari seluruh satuan fungsi akan disiagakan untuk membantu polsek jajaran ,” kata Indra.

Berdasarkan data Polresta Pangkalpinang menunjukkan peningkatan signifikan kasus karhutla dari Juli ke Agustus 2026. Pada Juli 2026 tercatat sebanyak 12 kasus karhutla yang ditangani. Jumlah tersebut melonjak menjadi 48 kasus pada Agustus 2026.

"Polsek Pangkalan Baru menjadi wilayah dengan kasus karhutla terbanyak. Pada Juli tercatat tujuh kasus, kemudian meningkat menjadi 26 kasus pada Agustus," ucapnya.

Peningkatan juga terjadi di wilayah Polsek Bukit Intan, dari dua kasus pada Juli menjadi 12 kasus pada Agustus. Sementara Polsek Taman Sari mengalami kenaikan dari satu kasus menjadi enam kasus, sedangkan Polsek Gerunggang meningkat dari dua kasus menjadi empat kasus.

"Adapun wilayah Polsekwas Pangkalbalam tidak mencatat adanya kasus karhutla selama Juli maupun Agustus 2026," katanya.

Polresta Pangkalpinang berharap pembentukan tim khusus dan peningkatan kesiapsiagaan personel dapat mempercepat respons terhadap setiap kejadian karhutla sekaligus menekan potensi kebakaran yang lebih besar selama musim kemarau

Sementara itu, Plt. Kasat Pol PP Kota Pangkalpinang, Romi Al-Fauza, terusnmengingatkan masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.

“Jadi imbauan kami sama dengan dari tim-tim karhutla yang lain agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Karena kondisi cuaca yang begitu panas, angin yang kencang akan cepat merambat ke mana-mana,” ujar Romi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....