PMI Belitung Salurkan Air Bersih di tengah Kekeringan

  • 01 Sep 2026 16:06 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Belitung - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Belitung menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di Kampung Laut, Kelurahan Pal Satu, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Senin, 31 Agustus 2026 sore.

Petugas PMI Belitung, Abdul mengatakan, penyaluran air bersih dilakukan bekerja sama dengan PDAM Kabupaten Belitung untuk membantu memenuhi kebutuhan warga di tengah meningkatnya permintaan akibat kemarau.

"Untuk pendistribusiannya, per hari kita upayakan sekitar 30 ribu sampai 70 ribu liter air," kata Abdul, saat ditemui, Selasa 1 September 2026.

Menurutnya, distribusi dilakukan terutama di wilayah Tanjungpandan, Sijuk dan sekitarnya. Setiap kampung mendapatkan maksimal lima ton air bersih, menyesuaikan kebutuhan warga.

Petugas PMI Belitung saat mendistribusikan air bersih di Kampung Laut. (Foto : Arif/RRI)

Abdul mengimbau masyarakat yang membutuhkan bantuan menyiapkan wadah penampungan di satu titik. Cara tersebut dinilai lebih efektif agar proses distribusi tidak memakan waktu terlalu lama.

"Kalau mereka menyediakan tempat penampungan, lebih bagus. Jadi satu kali distribusi, satu tempat langsung habis," ujarnya.

Abdul mengakui, permintaan bantuan air bersih dari masyarakat saat ini semakin meningkat. Kondisi tersebut membuat PMI harus mengatur pendistribusian dengan armada yang tersedia.

"Jumlah permintaannya makin banyak, sehingga kita agak bingung dan kewalahan juga membaginya," katanya.

Sementara itu, Ketua RT 017, RW 006, Kelurahan Pal Satu, Tanjungpandan, Sri Yulianti mengatakan, warga di kawasan Kampung Laut mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih sejak sekitar dua pekan terakhir.

Sejumlah warga saat mengantri air bersih. (Foto : Arif/RRI)

Menurutnya, sebagian sumber air warga sudah mengering akibat kemarau. Warga yang masih memiliki air pun harus berbagi dengan beberapa rumah lainnya.

"Sudah sekitar dua minggu ini warga mulai kesulitan air. Kalau ada bantuan, biasanya digunakan beberapa rumah, bahkan bisa sampai hampir 10 rumah," ujar Sri.

Ia menyebut, kondisi kekeringan juga berdampak pada kebutuhan air di masjid. Sumber air yang masih tersedia selama ini digunakan untuk memenuhi kebutuhan beberapa rumah sekaligus masjid.

Untuk bantuan yang disalurkan PMI kali ini, air bersih akan digunakan sekitar lima hingga enam rumah warga.

Sri berharap distribusi air bersih dapat terus dilakukan selama sumber air warga belum kembali normal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....