Rudianto Tjen Sampaikan Kuliah Umum di Polman Babel

  • 21 Agt 2026 21:15 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat- Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Rudianto Tjen, mendorong mahasiswa Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung (Polman Babel) untuk tidak sekadar mengejar kelulusan, tetapi mulai membangun karya yang dapat memberi manfaat bagi masyarakat.

Rudianto mengatakan, mahasiswa memiliki kesempatan besar untuk memanfaatkan ilmu dan teknologi yang mereka kuasai menjadi sesuatu yang nyata. Menurutnya, ukuran keberhasilan generasi muda tidak hanya terletak pada seberapa banyak pengetahuan yang dimiliki, tetapi juga pada kemampuan mengubah pengetahuan tersebut menjadi karya.

“Jangan hanya berpikir setelah lulus mau bekerja di mana. Mulai dari sekarang pikirkan apa yang bisa kita lakukan, apa yang bisa kita hasilkan, dan apa yang bisa kita berikan untuk masyarakat,” kata Rudianto.

Ia menilai, lingkungan pendidikan vokasi seperti Polman Babel memiliki potensi besar untuk melahirkan generasi yang mampu menjawab kebutuhan zaman. Kedekatan mahasiswa dengan teknologi, keterampilan teknis, dan dunia industri harus dimanfaatkan untuk menciptakan inovasi yang memiliki nilai guna.

Rudianto juga mengingatkan mahasiswa agar tidak hanya menjadi pengguna perkembangan teknologi. Di tengah derasnya perubahan digital, generasi muda menurutnya harus berani mengambil peran sebagai pencipta.

“Teknologi jangan hanya digunakan untuk melihat dan menerima. Gunakan untuk menciptakan sesuatu. Kalau hari ini kita bisa membuat karya, sekecil apa pun itu, berarti kita sudah mulai memberikan sesuatu untuk Indonesia,” ujarnya.

Menurut Rudianto, karya tidak harus selalu dimulai dari sesuatu yang besar. Kemauan untuk mencoba, belajar dari kesalahan, dan menyelesaikan persoalan di sekitar merupakan bagian dari proses membangun kemampuan.

Ia pun meminta mahasiswa tidak takut gagal ketika mencoba hal baru. Sebab, pengalaman dalam proses mencoba dan memperbaiki kesalahan akan menjadi bekal penting ketika mereka memasuki dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat.

“Tidak semua karya langsung berhasil. Yang penting berani mencoba, terus belajar, dan jangan berhenti memperbaiki diri,” katanya.

Politisi senior PDI-P ini berharap mahasiswa Polman Babel dapat memanfaatkan masa kuliah untuk memperkuat kompetensi sekaligus membangun pengalaman. Baginya, Indonesia membutuhkan generasi muda yang tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga mampu mengubah pengetahuan tersebut menjadi sesuatu yang berguna.

“Suatu saat nanti kita akan meninggalkan kampus ini. Yang penting adalah apa yang kita tinggalkan setelah kita pergi. Kalau kita bisa meninggalkan karya dan manfaat, itu menjadi bagian dari kontribusi kita untuk Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Direktur Polman Babel I Made Andik Setiawan menyampaikan kunjungan jajaran DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dan DPRD Kabupaten Bangka merupakan kehormatan yang sangat luar biasa bagi Polman Babel.

I Made mengingatkan mahasiswa agar mengikuti kuliah umum dengan serius dan menyimak berbagai materi serta pengalaman yang disampaikan oleh narasumber untuk berbagi wawasan yang diperoleh dari kegiatan tersebut dapat menjadi bekal pengetahuan dan pengalaman yang bermanfaat dalam kehidupan bermasyarakat.

" Pengalaman tidak semestinya hanya belajar di kampus dalam bidang akademik, tetapi juga harus dikembangkan di luar kampus agar mahasiswa mampu berinteraksi dengan masyarakat sekitar," kata Made. (Rilis)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....