Ekspedisi Merah Putih: 2 Jam Menaklukkan Bukit Melabun demi Konservasi
- 17 Agt 2026 12:35 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Bangka - Sebanyak 35 pendaki dari berbagai komunitas di Bangka Belitung mengibarkan bendera Merah Putih di puncak Bukit Melabun, Kabupaten Bangka. Aksi itu dilakukan dalam Ekspedisi Merah Putih memperingati Hari Konservasi Alam Nasional dan HUT ke-81 RI, pada 15-16 Agustus 2026.
Pendakian dimulai dari Desa Bukit Layang. Butuh waktu sekitar 2 jam dengan trek yang cukup menantang. Berdasarkan pengukuran tim, ketinggian Bukit Melabun mencapai ± 327 MDPL. Bukit ini merupakan bagian dari gugusan Bukit Maras.
Ekspedisi ini digagas Bangka Flora Society atau BFS Babel bersama Karang Taruna dan POKDARWIS Desa Bukit Layang, 15-16 Agustus 2026.
Peserta dari pemuda Desa Bukit Layang dan Karang Taruna nya, juga dari Pangkalpinang, desa Delas Basel, Sungailiat, Sahabat Alam SMA Negeri 1 Merawang, Bakam dan petaling, Puding Besar.

Pembina BFS Babel, Yuli Tulistianto mengatakan tujuan utamanya bukan sekadar mendaki.
"Kami ingin memperkenalkan konsep konservasi alam. Sekaligus memantau dan mengedukasi dampak kebakaran hutan agar habitat dan biodiversitas di kawasan ini tetap lestari," kata Yuli.
Menurutnya, menjaga alam sama artinya dengan menjaga negeri. "Semangat Merah Putih yang tak pernah berhenti berkibar harus mengingatkan kita untuk menjaga warisan," ujarnya.
Di tengah jalur turun, tim menemukan habitat pohon menteras. Daunnya mirip keramunting tapi lebih tebal.
"Pohon ini harus dijaga. Biar generasi mendatang masih kenal tumbuhan menteras," kata Yuli.

Shandy dari komunitas Sahabat Alam Indonesia Babel mengaku tantangan terbesarnya adalah cuaca panas dan tidak adanya sumber air.
"Medannya lumayan ekstrem dan menantang. Tapi worth it. Di tengah trek kita disuguhkan pemandangan yang cakep-cakep," ujar Shandy.
Ia berpesan bagi yang ingin mendaki ke Bukit Melabun agar berkoordinasi dulu dengan warga lokal atau Karang Taruna demi keselamatan.
"Hikmahnya, hal yang indah tidak bisa didapat tanpa proses dan perjuangan. Mendakilah maka kau akan paham tentang kehidupan," pesannya.
Shandy berharap pemerintah segera melirik Bukit Melabun sebagai destinasi wisata alam berkelanjutan yang dikelola anak muda dan masyarakat lokal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....