Kasus Karhutla Tinggi di Bangka sebabkan Dua Armada Damkar Rusak

  • 12 Agt 2026 12:49 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat – Tingginya kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhulta) dalam dua bulan terakhir, menyebabkan dua armada pemadam kebakaran (Damkar) Satpol PP Bangka mengalami kerusakan. Kerusakan tersebut membuat penanganan darurat menjadi tidak optimal.

Plt Kepala Bidang (Kabid) Damkar Satpol PP Bangka, Rudi mengatakan, dua armada mengalami kerusakan teknis yang disebabkan tingginya aktivitas, mobil usia tua, beban operasional tinggi, hingga minimnya perawatan.

“Kita memiliki 4 armada damkar yang melayani berbagai aktivitas kebakaran, namun dua rusak dengan satu kendaraan menengah, dan satu kapasitas kecil,” kata Rudi seizin Plt Kasat Pol PP Bangka, Rabu 12 Agustus 2026.

Sedangkan dua armada lainnya, kata Rudi, masih bisa digunakan walaupun tak seoptimal dalam kondisi prima, dengan berbagai kendala teknis yang terjadi saat beroperasi.

“Karena memang kondisi mobil tua, ada beberapa peralatan yang mungkin sudah aus termakan waktu, tapi masih bisa beroperasi walaupun tak seoptimal sebelumnya,” ucapnya.

Menurutnya, kejadian kebakaran terus meningkat seiring kemarau yang terjadi sejak Juni kemarin, laporan kebakaran yang masuk mencapai 5-10 kejadian per harinya.

“Terhitung hingga Agustus ini, sudah sekitar 300 hektar hutan dan lahan terbakar dengan 200 titik api yang tersebar di berbagai wilayah kabupaten bangka,” ucapnya.

Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran Damkar Satpol PP Kabupaten Bangka, Zalfika Ammya mengakui, ada beberapa selang damkar mengalami kebocoran karena tingginya aktivitas kebakaran.

“Untuk selang kemarin pagi kita cek dan langsung kita tambal, namun untuk kendala teknis pada alat mesin, mesti kita cek lebih dalam dan bawa ke bengkel,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....