"Oleh-Oleh" Ilmu Konservasi: Mahasiswa KKN UGM Belajar Tanam Anggrek di Kampung Daun
- 09 Agt 2026 21:19 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Sekitar Dua puluh mahasiswa KKN PPM Universitas Gadjah Mada belajar langsung menanam Anggrek Bulan di Kampung Daun, Sinar Baru, Sungailiat, Kabupaten Bangka, Minggu 9 Agustus 2026.
Kegiatan ini digelar komunitas Bangka Flora Society (BFS) Bangka Belitung bersama Komunitas Sahabat Alam dalam rangka memperingati Hari Konservasi Alam Nasional.
Pembina BFS Babel Yuli Tulistianto sengaja mengenalkan Anggrek Bulan karena termasuk tanaman langka yang perlu dilindungi. Anggrek menjadi perhatiannya karena sebagian besar populasinya di Babel terancam punah akibat alih fungsi lahan dan aktivitas pertambangan.
"Kami berharap ini bisa memberikan pengetahuan. Ibarat oleh-oleh setelah 50 hari menyelesaikan program KKN di Desa Bukit Layang," kata Tulistianto.

Para mahasiswa dipandu langsung cara menanam dan merawat anggrek. Bagi mereka, ini pengalaman pertama melihat Anggrek Bulan dari dekat.
Koordinator KKN, Bintang Listyan Ramadan mengaku baru tahu ada banyak jenis anggrek.
"Saya jadi tahu anggrek dari dekat, kenal namanya. Katanya harganya mahal, ternyata anggrek macamnya banyak," ujar Bintang, mahasiswa Prodi Akuakultur
Kegiatan ini juga meninggalkan kesan mendalam bagi mahasiswa Prodi Hukum, Nathan Radot Zudika. Ia merasa kegiatan penanaman anggrek memberikan kesan indah yang akan terpatri di ingatannya.
"Kegiatan tadi justru mengantarkan saya pada pemahaman bahwa lingkungan bukan sekedar objek yang harus dibahas dalam foto dan tulisan. Lingkungan adalah teman, yang memberi ketika di perhatikan," katanya.
Melalui kegiatan ini, Bangka Flora Society berharap mahasiswa dapat menjadi duta kecil untuk menyebarkan pentingnya konservasi flora endemik Bangka.
"Semoga ilmu tentang konservasi Anggrek Bulan Bangka ini bisa kami bawa pulang dan bagikan di daerah asal," kata Nathan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....