Tutup Pengabdian 50 Hari, 28 Mahasiswa KKN UGM "Seraya Bukit Layang" Ditarik
- 07 Agt 2026 20:17 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Bukit Layang - Bupati Bangka Fery Insani mengapresiasi program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) UGM di Desa Bukit Layang. Apresiasi itu disampaikan saat acara penarikan 28 mahasiswa UGM di Lapangan Bola, Jumat sore, 7 Agustus 2026.
Koordinator KKN, Bintang Listyan Ramadhan merinci ada tiga klaster program. "Di bidang ekonomi ada UMKM Naik Kelas. Di bidang lingkungan ada TPS terpadu dan penanaman mangrove. Di bidang pangan ada udang keju, wingko, dan donat singkong," katanya.
"Programnya sangat membantu masyarakat. Kami berharap bisa dilanjutkan warga," ujar Bupati Fery Insani.
"Kami berharap ilmu dan program yang sudah ditinggalkan bisa dilanjutkan oleh warga. Silaturahmi ini jangan berhenti sampai di sini," pesannya.
Bupati juga menjelaskan, masyarakat Bukit Layang cukup majemuk, berbagai suku ada: suku Jawa, Melayu, Sunda, ada juga etnis Tionghoa. Semuanya hidup rukun harmoni dan saling menghargai.
"Kebersamaan dengan masyarakat di sini jadikan pelajaran dan pengalaman berharga," kata Fery.
Usai seremoni penarikan mahasiswa KKN, malam ini digelar pentas seni sebagai tanda perpisahan. Kehadiran masyarakat cukup antusias di Lapangan Bola. Sementara bazar UMKM mewarnai akhir kebersamaan dengan para mahasiswa UGM tersebut selama 50 hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....