Dinpanpertan Bangka Siapkan Strategi Hadapi Musim Kemarau

  • 04 Agt 2026 14:51 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat - Dinas Pangan dan Pertanian (Dinpanpertan) Kabupaten Bangka menyiapkan tiga strategi guna mengantisipasi dampak musim kemarau dalam keberlangsungan sektor pertanian.

Strategi tersebut sudah disampaikan kepada petani, sebelum masuknya musim kemarau lalu agar dapat meminimalkan risiko kekurangan air dan menjaga produktivitas hasil panen.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Bangka, Subhan, mengatakan pihaknya mengimbau petani melakukan strategi pertama dengan melakukan percepatan masa tanam sebelum musim hujan berakhir.

“Kedua menanam tanaman dengan jenis tanaman yang tahan akan air seperti jagung, dan menggunakan strategi tumpang sari, dengan menanam 2 atau lebih jenis tanaman pada satu areal tanam,” ucap Subhan kepada RRI, Selasa 4 Agustus 2026.

Menurut Subhan, pola tersebut dinilai lebih efisien dalam penggunaan air karena sekali penyiraman dapat memenuhi kebutuhan dua jenis tanaman sekaligus.

Ia berharap para petani dapat menerapkan strategi tersebut agar aktivitas pertanian tetap berjalan optimal meski menghadapi musim kemarau. Dengan langkah antisipatif sejak awal, risiko penurunan produksi maupun gagal panen akibat kekeringan diharapkan dapat ditekan.

Petani Desa Petaling Mardi mengaku tidak terpengaruh dengan musim kemarau.

“Justru untuk pengeringan kopi menjadi lebih cepat, tetapi memang ketersediaan air dibutuhkan pada fase pembungaan dan pembentukan buah,” kata Mardi.

Kendati demikian, strategi tetap penting dilakukan oleh petani lain, agar petani tidak mengalami penurunan produksi akibat kekeringan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....