Mahasiswa KKN UGM Hadirkan Inovasi Berbasis Teknologi
- 02 Agt 2026 09:37 WIB
- Sungailiat
RRI.co.id, Sungailiat – Mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) di Bukit Layang hadirkan 2 inovasi: ubah limbah sawit jadi arang dan bangun tempat sampah pakai maggot. Fasilitasnya sudah diserahkan ke desa.
Mahasiswa KKN UGM, Mujadid Azka Fikri, mengatakan program pertama bernama BRIKI. Alat ini mengolah tandan dan cangkang sawit jadi biochar atau arang pakai teknologi pirolisis.
" Teknologi ini mampu mengurangi limbah perkebunan sekaligus menghasilkan arang bernilai ekonomi yang dapat dimanfaatkan masyarakat,"jelasnya dalam Dialog Lestari Alamku di Pro 1 RRI Sungailiat.
Program kedua adalah TPST yakni membangun Tempat Pengolahan Sampah Terpadu. TPST berbahan bambu lokal lengkap dengan fasilitas pengolahan sampah organik menggunakan maggot, kompos, hingga incinerator berasap rendah untuk sampah residu.
"Kami tidak hanya membangun fasilitas, tetapi juga menyerahkan masterplan dan peta kesesuaian lahan kepada pemerintah desa agar program ini dapat terus dikembangkan setelah KKN selesai," ujarnya.
Penggiat Lingkungan Yuli Tulistiyanto menilai inovasi ini bisa ditiru desa sawit lain. Tapi ia ingatkan butuh komitmen desa agar tidak berhenti jadi dokumen.
"Jangan sampai hasil penelitian dan program mahasiswa hanya menjadi dokumen. Yang dibutuhkan adalah implementasi nyata dan keberlanjutan," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....