Pelecehan Anak Masih Marak, Duta Anak Bangka Dorong Korban Berani Lapor

  • 26 Jul 2026 18:59 WIB
  •  Sungailiat
Poin Utama
  • Kepedulian terhadap persoalan anak mendorong Duta Anak Kabupaten Bangka 2025 turut andil dalam menyuarakan aspirasi.
  • Masih ditemukannya anak-anak yang memiliki ide, aspirasi, dan keluhan, namun belum berani menyampaikan secara langsung.
  • Duta Anak berkaitan dengan tanggung jawab dalam menyuarakan persoalan yang dihadapi anak melalui tindakan nyata.

RRI.CO.ID, Sungailiat - Kasus pelecehan seksual anak di Kabupaten Bangka masih marak terjadi. Duta Anak 2025 pun mengambil peran sebagai pelopor dan pelapor.

Hal itu ditegaskan Duta Anak Kabupaten Bangka 2025, Fatir Marvian dalam dialog Santai Siang Pro 2 RRI Sungailiat.

Menurut Fatir, peran Duta Anak bukan sekadar simbol. "Di sinilah peran Duta Anak menjadi 2P, pelopor dan pelapor. Tujuannya memotivasi anak lain agar lebih peduli dan berani menyuarakan persoalan di sekitar mereka," katanya.

Senada, Duta Anak lainnya, Aghryelle Naquita Chriztina mengaku bergabung karena masih banyak teman sebaya yang memendam aspirasi.

"Kadang teman-teman itu masih belum berani menyampaikan ide dan aspirasi mereka. Jadi aku memutuskan bergabung di Duta Anak untuk menjadi jembatan," ujarnya.

Aghryelle mengaku ketertarikannya berawal dari sosialisasi forum anak di sekolah.

Melalui peran ini, keduanya berharap semakin banyak anak berani bersuara dan mendapatkan pendampingan atas persoalan yang dihadapi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....