Pemkab Beltim Peringati Hari Anak Nasional 2026

  • 23 Jul 2026 16:29 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Belitung Timur – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur memperingati Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 dengan berbagai kegiatan edukatif dan hiburan yang diikuti anak-anak usia dini. Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan mendapat antusias tinggi dari para peserta, terutama saat sesi mendongeng yang menjadi salah satu agenda utama.

Bunda PAUD Kabupaten Belitung Timur, Vivi Yuliana Muten, mengatakan tema Hari Anak Nasional 2026 yang diusung Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) adalah "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan".

Sebagai bentuk implementasi tema tersebut, Pemerintah Kabupaten Belitung Timur terus mendorong upaya perlindungan anak dari berbagai bentuk kekerasan. Salah satunya melalui pemasangan banner dan spanduk edukasi di sekolah-sekolah sebagai media sosialisasi pentingnya perlindungan anak.

Menurut Vivi, secara umum hak-hak anak di Belitung Timur telah terpenuhi dengan cukup baik, mulai dari akses pendidikan hingga layanan kesehatan. Pemerintah daerah juga terus berupaya menekan angka putus sekolah melalui berbagai program yang dijalankan Dinas Pendidikan Kabupaten Belitung Timur.

"Anak-anak telah mendapatkan hak pendidikan mulai dari PAUD hingga SMA dan SMK. Selain itu, mereka juga memperoleh layanan kesehatan, mulai dari pemeriksaan di posyandu hingga layanan rujukan bagi anak yang membutuhkan penanganan lebih lanjut," ujarnya.

Selain itu, melalui layanan PAUD Holistik Integratif, Bunda PAUD Kabupaten bersama Bunda PAUD Kecamatan dan Desa terus berupaya mewujudkan PAUD yang ramah anak dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

"Saya berharap anak-anak Belitung Timur dapat memperoleh pendidikan setinggi mungkin. Selain itu, saya juga berharap tidak ada lagi anak yang mengalami stunting, melainkan tumbuh menjadi generasi yang sehat, kuat, cerdas, dan siap menyongsong masa depan," kata Vivi.

Ketua Panitia HAN Kabupaten Beltim, Achliyah menambahkan rangkaian kegiatan sengaja dibagi menjadi dua hari. Pada hari pertama, panitia menyelenggarakan Lomba Kolase dan Lomba Senam 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.

"Selain parade drumband, hari puncak peringatan HAN juga akan diisi dengan kegiatan mendongeng yang edukatif, pembagian bingkisan kepada anak-anak, serta pemberian bantuan kepada anak-anak yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian sosial," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....