Pemkab Beltim Apresiasi Atlet Karate Aaliyah Peraih Medali Perak Internasional
- 07 Jul 2026 14:38 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Belitung Timur – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur memberikan penghargaan kepada atlet karate muda Aaliyah Noya Risdianto. Aaliyah meraih medali perak pada nomor Youth U-14 Female Kata Individual dalam Milo International Open Karate Championship 2026 pada 25-28 Juni 2026 di Malaysia.
Bupati Kamarudin Muten, mengatakan pemerintah daerah berkomitmen memberikan perhatian kepada putra-putri daerah yang berhasil mengharumkan nama Belitung Timur, khususnya di bidang olahraga.
"Sejak dulu saat masih menjadi Ketua KONI, saya selalu berusaha memberi semangat kepada atlet-atlet kita. Sekarang sebagai kepala daerah, saya juga tetap memikirkan masa depan mereka," kata Kamarudin, Selasa, 7 Juli 2026.
Ia mengakui pemerintah daerah memiliki keterbatasan anggaran. Namun, hal tersebut tidak mengurangi komitmen untuk memberikan apresiasi kepada atlet yang telah membawa nama baik Kabupaten Belitung Timur di tingkat internasional.
Kamarudin juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua atlet yang terus memberikan dukungan dan pendampingan kepada anak-anaknya selama menjalani latihan hingga mampu berprestasi.
"Saya sangat mengapresiasi orang tua atlet. Meski dengan segala keterbatasan, mereka tetap mendampingi dan memberikan semangat. Kalau hobi anak-anak tersalurkan melalui kegiatan yang positif seperti olahraga, tentu ini menjadi investasi yang baik untuk masa depan mereka," ujarnya.
| Baca juga: Pokja Wartawan Beltim Kurban 1 Ekor Sapi |
Sementara itu, Aaliyah Noya Risdianto mengaku keberhasilannya meraih medali perak tidak lepas dari latihan rutin bersama pelatih serta latihan mandiri di rumah. Siswi SMP Negeri 4 Kelapa Kampit yang kini duduk di kelas IX itu mengatakan pencapaian tersebut menjadi hasil dari proses latihan yang dijalani secara konsisten.
"Enggak nyangka, karena baru pertama kali ikut pertandingan internasional. Kalau juara ya alhamdulillah, kalau belum ya jadi pengalaman," ujarnya.
Pada partai final, atlet asal Desa Senyubuk, Kecamatan Kelapa Kampit itu harus mengakui keunggulan karateka tuan rumah Malaysia. Meski demikian, ia menilai pertandingan berlangsung sengit dengan selisih nilai yang tipis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....