Mentimun Giok jadi Komoditas Baru Pembinaan Kemandirian Lapas Pangkalpinang
- 14 Jul 2026 13:03 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Pangkalpinang - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pangkalpinang terus memperkuat pembinaan kemandirian melalui budidaya mentimun giok (Jade Girl) sebagai komoditas hortikultura baru terintegrasi dengan Agroedupark dalam mendukung program ketahanan pangan.
Kepala Lapas Pangkalpinang, Sugeng Indrawan, mengatakan bahwa pengembangan mentimun giok menjadi salah satu inovasi pembinaan kemandirian yang memberikan manfaat nyata bagi Warga Binaan sekaligus mendukung ketahanan pangan.
"Budidaya mentimun giok membuktikan bahwa lahan terbatas tetap dapat dimanfaatkan secara produktif. Melalui pembinaan ini, warga binaan memperoleh keterampilan bertani sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan pangan internal Lapas," ujar Sugeng, Selasa 14 Juli 2026.
Sugeng menambahkan, keberhasilan budidaya mentimun giok didukung penggunaan kompos Fly Ash produksi Lapas Pangkalpinang yang berasal dari limbah non-B3 sisa pembakaran batu bara. Selain menyuburkan tanah, pemanfaatan kompos tersebut juga menjadi wujud pengelolaan limbah yang bernilai guna dan ramah lingkungan.
“Kami berharap inovasi ini terus mendukung keberhasilan program pembinaan kemandirian sekaligus ketahanan pangan di Lapas Pangkalpinang," tambahnya.
Sementara itu, Warga binaan berinisial A mengaku memperoleh pengalaman baru, menurutnya, setiap tahapan budidaya, mulai dari pengolahan lahan, pemupukan, pemasangan ajir, hingga perawatan tanaman memberikan pengetahuan dan keterampilan yang bermanfaat.
"Selain mengisi waktu dengan kegiatan positif, saya juga belajar cara membudidayakan mentimun yang baik. Ilmu ini menjadi bekal yang ingin saya manfaatkan setelah bebas nanti," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....