BPBD Beltim Catat Tujuh Kasus Karhutla pada Awal Juli

  • 11 Jul 2026 16:37 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, BELITUNG TIMUR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Belitung Timur mencatat peningkatan signifikan kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada awal Juli 2026. Hingga 7 Juli 2026, tercatat tujuh kejadian karhutla di tujuh lokasi berbeda dengan total luasan lahan terdampak mencapai 19 hektare.

Kepala Pelaksana BPBD Belitung Timur, Robby Yanuar, mengatakan peningkatan kejadian karhutla mulai terlihat sejak awal Juli dan terjadi di sejumlah kecamatan, yakni Manggar, Damar, Gantung, dan Simpang Renggiang.

"Di awal Juli 2026 ini memang sangat signifikan peningkatan kebakaran hutan dan lahan. Sudah terjadi tujuh kejadian di tujuh lokasi berbeda dengan total luasan sekitar 19 hektare," kata Robby, Sabtu, 11 Juli 2026.

Menurut Robby, kejadian Karhutla di Desa Selinsing di Kecamatan Gantung pada 7 Juli lalu menjadi lokasi terdampak paling luas dengan kebakaran mencapai enam hektare lahan.

"Untuk penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Namun, dugaan sementara mengarah pada aktivitas manusia, seperti membuang puntung rokok sembarangan yang kemudian memicu kebakaran saat kondisi lahan kering," ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar dan lebih berhati-hati saat beraktivitas di area hutan maupun lahan, terutama pada musim kemarau, guna mencegah terjadinya karhutla.

Salah seorang warga Kecamatan Gantung, Fitri, mengaku khawatir dengan meningkatnya kasus karhutla di Belitung Timur. Menurutnya, cuaca yang panas disertai minimnya curah hujan membuat lahan mudah terbakar sehingga masyarakat perlu lebih berhati-hati saat beraktivitas di kebun maupun hutan.

"Semoga kedepannya kita bisa lebih peduli dan tidak membuang puntung rokok sembarangan ataupun membuka lahan dengan cara membakar. Kalau api sudah membesar, dampaknya bisa merugikan banyak orang, bukan hanya kita saja," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....