Kontingen Gantung Sumbang Atlet Terbanyak untuk O2SN SD Tingkat Provinsi
- 07 Jun 2026 18:27 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Belitung Timur – Kontingen Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang Sekolah Dasar (SD) Kecamatan Gantung menjadi kontingen penyumbang atlet terbanyak yang akan mewakili Kabupaten Belitung Timur (Beltim) pada ajang O2SN Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Dari hasil seleksi dan pertandingan yang telah dilaksanakan, sebanyak lima atlet asal Kecamatan Gantung berhasil meraih juara dan berhak memperkuat kontingen Kabupaten Beltim di tingkat provinsi.
Kelima atlet junior Kecamatan Gantung yakni Syahnurdin SD Negeri 7 pada cabor Senam Lantai Putra, Allesa Fredella SD Negeri 13 cabor Senam Lantai Putri, Hafidz Albani Liandra SD Negeri 10 cabor Pencak Silat Putra, Jassen Alvaro SD Negeri 13 cabor Bulutangkis Putra, serta Tamara Elvira SD Negeri 15 cabor Kids Atletik Putri.
Ketua Kontingen O2SN SD Kecamatan Gantung, Fakhrul Syukur mengaku bangga atas capaian para atlet yang telah berhasil mengharumkan nama sekolah dan kecamatan melalui kerja keras selama proses pembinaan dan pertandingan.
“Keberhasilan ini merupakan hasil dari latihan yang disiplin, semangat juang para atlet, serta dukungan seluruh pihak mulai dari guru, pelatih, orang tua hingga sekolah,” ucap Fakhrul, Minggu, 7 Juni 2026.
Fakhrul berharap para siswa yang terpilih tidak berpuas diri namun dapat terus berlatih untuk meningkatkan kemampuan serta memberikan yang terbaik untuk nama baik Kabupaten Beltim.
Sementara itu, Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) SD Kecamatan Gantung, Zuliandi menilai capaian tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga di lingkungan sekolah dasar Kecamatan Gantung berjalan dengan baik dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi.
“Ini bukti pembinaan olahraga sudah on the track. Prestasi ini tentu menjadi kebanggaan bagi dunia pendidikan di Kecamatan Gantung,” kata Zuliandi.
Selain meminta para siswa yang akan berangkat untuk terus mengasah diri. Zuliandi juga mengingatkan agar selalu berdoa dan patuh dengan orang tua dan guru.
"Kami berharap para atlet terus meningkatkan kemampuan, menjaga disiplin, dan menjadikan kesempatan ini sebagai pengalaman berharga untuk meraih prestasi yang lebih tinggi lagi,” ujar Zuliandi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....