Bangka Gandeng Komunitas Manfaatkan Sampah Durian jadi Kompos

  • 26 Jun 2026 12:51 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka menggandeng komunitas lingkungan hidup untuk memanfaatkan sampah kulit durian menjadi kompos (pupuk alami). Pemanfaatan itu diharapkan agar tidak menimbulkan masalah baru terkait sampah yang ada di Kabupaten Bangka.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Perdagangan (Disnakerperindag) Bangka, Ismir Rahmaddinianto mengatakan, sampah kulit durian yang dihasilkan para pedagang sengaja dikumpulkan dan tidak dibuang untuk nantinya dibuat pupuk alami bagi tanaman yang ada di sekitaran Kota Sungailiat.

“Saya kolaborasikan ilmu yang didapat di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangka, untuk memanfaatkan sampah kulit durian ini menjadi pupuk kompos dengan menggandeng komunitas atau pun masyarakat sekitarnya,” kata Ismir Rahmaddinianto kepada RRI, Jumat 26 Juni 2026.

Ia menjelaskan, sampah kulit durian yang dikumpulkan itu, berasal dari pedagang yang berjualan di Bazar Duren Taman Kota Sungailiat setiap malamnya.

“Musim durian kali ini, kita memberi ruang kepada para pedagang untuk berjualan dan tidak membuang kulitnya sembarangan, tetapi dikumpulkan untuk nantinya bisa dibuat jadi menjadi sesuatu yang bermanfaat,” ucapnya.

Pihaknya juga bekerjasama dengan DLH Bangka, untuk membantu membersihkan serta mengangkut sampah-sampah yang ada sehingga tak mengganggu aktivitas masyarakat di lokasi tersebut.

“Kita berharap, pemanfaatan ini tak hanya dilakukan di wilayah Taman Kota Sungailiat saja, tetapi semua pedagang durian yang berjualan di mana pun, untuk bisa mengumpulkan serta membuat sampah ini menjadi sesuatu yang bermanfaat dan tak menimbulkan masalah baru bagi lingkungan kita,” ujarnya.

Pedagang durian, Sumardi mengaku setiap malam mengumpulkan sampah kulit durian yang nantinya akan diambil langsung oleh petugas kebersihan DLH Bangka.

“Kita tidak membuang sembarangan, tetapi kita kumpulkan dalam karung-karung yang tersedia. Setiap malam hampir 3 karung besar sampah kulit durian ini terkumpul khusus untuk lapak kita,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....