Petani Durian Mandiri Raup Omzet Ratusan Ribu per Hari
- 26 Jun 2026 11:26 WIB
- Sungailiat
Poin Utama
- Petani durian mandiri di Desa Petaling, Kecamatan Mendo Barat meraup omzet hingga Rp500 ribu per hari selama musim panen.
- Durian dijual seharga Rp100 ribu per tumpuk yang berisi sekitar delapan hingga sembilan buah ukuran sedang.
- Aktivitas pembelian durian langsung di kebun ini mulai ramai dalam satu hingga dua minggu terakhir.
- Petani berharap potensi kebun durian di Desa Petaling mendapatkan perhatian pemerintah untuk dikembangkan menjadi kawasan agrowisata.
RRI.CO.ID, Mendo Barat - Petani durian mandiri di Desa Petaling, Kecamatan Mendo Barat meraup omzet hingga Rp500 ribu per hari selama musim panen. Pendapatan ini diperoleh dari penjualan durian dengan sistem langsung kepada pembeli yang datang ke kawasan kebun pribadi.
Petani durian mandiri, Zainal mengatakan, durian dijual seharga Rp100 ribu per tumpuk yang berisi sekitar delapan hingga sembilan buah ukuran sedang. Ia juga mengatakan durian yang dijualnya merupakan jenis durian lokal yang telah lama tumbuh di kawasan kebun tersebut.
"Rata-rata ada lah Rp500 ribu sehari. Pembeli ada dari Puding, ada dari Sungailiat, mereka datang langsung ke kebun," katanya kepada RRI Kamis, 25 Juni 2026.
Pensiunan ASN itu mengaku pembeli mengetahui keberadaan kebunnya dari informasi mulut ke mulut. Ia juga mengatakan, durian dapat dipesan dari beberapa hari sebelumnya untuk menjamin ketersediaan stok.
Sementara itu, petani durian mandiri lainnya, Dendi mengatakan, aktivitas pembelian durian langsung di kebun miliknya ini mulai ramai dalam satu hingga dua minggu terakhir. Ia juga mengatakan pendapatan yang diperoleh selama musim panen berkisar antara Rp200 ribu hingga Rp300 ribu per hari tergantung jumlah buah yang jatuh dari pohon.
"Kami variasi jualnya, kadang-kadang ada Rp15 ribu satunya, Rp20 ribu, Rp30 ribu melihat besar kecilnya," katanya.
Dendi berharap potensi kebun durian di Desa Petaling mendapatkan perhatian pemerintah untuk dikembangkan menjadi kawasan agrowisata. Ia mengatakan keberadaan kebun durian yang ramai saat musim panen ini juga berpeluang menjadi daya tarik wisata sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....