Realisasi Investasi Pangkalpinang Triwulan, Hanya Capai Rp182 Miliar

  • 23 Jun 2026 21:28 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Pangkalpinang - Realisasi investasi di Kota Pangkalpinang pada Triwulan I Tahun 2026 mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kondisi ini dipengaruhi rendahnya minat investasi di tengah ketidakpastian ekonomi yang masih terjadi.

Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Pangkalpinang, realisasi investasi pada Triwulan I Tahun 2026 tercatat sebesar Rp182 miliar. Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan Triwulan I Tahun 2025 yang mencapai Rp1 triliun.

Kepala Bidang Data dan Informasi DPMPTSP Kota Pangkalpinang, Riza Setiawati, mengatakan sektor pertambangan menjadi penyumbang terbesar realisasi investasi pada awal tahun ini.

“Pada Triwulan I tahun 2026 yang mendominasi adalah sektor pertambangan, kemudian jasa lainnya, lalu perdagangan dan reparasi. Berdasarkan laporan kegiatan penanaman modal, realisasi investasi pada Triwulan I mencapai Rp182 miliar. Jika dibandingkan dengan Triwulan I tahun 2025 yang sudah mencapai Rp1 triliun, maka terjadi tren penurunan yang cukup signifikan,” ujar Riza.

Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, realisasi investasi Kota Pangkalpinang mengalami penurunan hingga sekitar 88 persen.

Meski demikian, beberapa sektor masih menjadi penopang utama investasi di Pangkalpinang. Selain sektor pertambangan, sektor jasa lainnya serta perdagangan dan reparasi juga memberikan kontribusi cukup besar terhadap capaian investasi daerah pada Triwulan I Tahun 2026.

"Berharap kondisi perekonomian nasional dapat segera membaik sehingga mampu meningkatkan kepercayaan investor untuk kembali menanamkan modalnya di daerah," katanya.

Sementara itu, Dico salah satu berharap dapat membaiknya iklim ekonomi dan investasi di Kota Pangkalpinang.

"Sehingga realisasi investasi di Pangkalpinang dapat kembali tumbuh dan mendukung percepatan pembangunan ekonomi daerah," ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....